sumber :Redaksi viosarinews
Warga lain, Vio, mengaku telah menghubungi PLN UPL Semarang Timur terkait kondisi tersebut.
“Kata pihak PLN suruh nunggu, karena ada perbaikan di jaringan, ada alat proteksi yang bekerja pada pukul 21.43, estimasi nyalanya 1,5 jam, tapi faktanya jam setengah dua pagi baru nyala,” ujarnya.
Vio mengungkapkan kecewa karena permasalahan mati lampu di lingkungannya khususnya RT 5 RW 7 sudah sering terjadi, bahkan mencapai 7 kali dalam sebulan.
“Cara kerjanya gak profesional, seharusnya sebelum dilakukan pemadaman, terlebih dahulu ada pemberitahuan, dan jika ada yang perlu diperbaiki maka harus total, supaya nggak mota mati wae,” tegasnya.
Red






