Hari Ke-6 Pencarian Reporter TVRI, Tim SAR Terapkan Strategi Tutup Hulu Air Terjun

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Bram Ezhar

Editor : Yogie Ps

PEGUNUNGAN ARFAK || viralindonesianews.com – Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu dalam upaya pencarian Yanto Idorway, reporter TVRI yang dilaporkan hilang di kawasan Wisata Air Terjun Kampung Sisrang, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak. Memasuki hari keenam pencarian, Kamis (23/7/2026), tim menerapkan strategi khusus untuk mempermudah penyisiran di sela-sela bebatuan sungai.

Komandan Kodim 1812/Pegaf, Letkol Inf M. Isnaini, turun langsung memimpin 12 personel Kodim 1812/Pegaf di lokasi. Operasi pencarian dilakukan bersama personel Polres Pegaf, Basarnas, Polda Papua Barat, tim medis Puskesmas Anggi, serta masyarakat yang turut menjadi relawan.

Menghadapi derasnya arus Air Terjun Sisrang, tim gabungan membagi personel ke dalam dua sektor, yakni Tim Penutup Sumber Aliran Air dan Tim Penyisir Sungai.

Menurut Dandim, upaya penutupan sebagian aliran dari hulu dilakukan dengan bantuan masyarakat setempat untuk mengurangi debit air sehingga memudahkan personel melakukan penyisiran di celah-celah bebatuan dasar sungai.

Selain itu, Kodim 1812/Pegaf juga mengerahkan armada dan perlengkapan taktis guna mendukung operasi di medan Pegunungan Arfak yang dikenal ekstrem dan sulit dijangkau.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, hasil pencarian hingga hari keenam masih belum membuahkan hasil. Kondisi alam menjadi tantangan utama bagi seluruh personel di lapangan.

“Kendala utama di lapangan adalah arus air yang sangat deras, suhu udara yang sangat dingin, serta intensitas kabut tebal yang kerap menyelimuti lokasi kejadian sehingga membatasi jarak pandang,” ujar Letkol Inf M. Isnaini.

Sekitar pukul 16.00 WIT, seluruh personel menghentikan sementara operasi dan melaksanakan apel konsolidasi sebelum kembali ke pos masing-masing.

Meski belum menemukan korban, Kodim 1812/Pegaf bersama Tim SAR Gabungan menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan.

Pada hari berikutnya, tim berencana memperluas area penyisiran dari titik lokasi kejadian di Air Terjun Sisrang hingga ke wilayah Distrik Membey, dengan harapan Yanto Idorway segera dapat ditemukan.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita
AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat
Jumat Berbagi, Polsek Nogosari Turun Langsung ke Rumah Warga, Lima Paket Sembako Disalurkan
Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian
Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12

AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16

Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12

Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36

JANGAN JADIKAN SURAT KALENG SENJATA POLITIK! KEJAKSAAN HARUS BERPIJAK PADA BUKTI

Berita Terbaru