Laporan : Christina
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI ||viralindonesianews.com – Respons cepat personel Polsek Mojosongo bersama warga berhasil menangani kebakaran yang melanda area rumpun bambu di sekitar pereng sungai, Dukuh Kanten RT 04 RW 01, Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (9/8/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.24 WIB, setelah Polsek Mojosongo menerima informasi dari Operator 110 Polres Boyolali mengenai adanya kebakaran di lokasi. Api membakar area pohon bambu dan kemudian merembet hingga mengenai tumpukan barang rongsok milik Muhammad Agus Nugroho.
Berdasarkan pendataan awal, kebakaran diduga bermula saat seorang saksi, Walidi, datang ke lokasi sekitar pukul 08.30 WIB untuk membakar sampah sekaligus menghangatkan badan karena merasa kedinginan.
Setelah merasa cukup hangat, saksi meninggalkan lokasi yang berjarak sekitar 20 meter dari tempat pembakaran. Namun, saat kembali melakukan pengecekan, saksi mendapati api telah membesar dan merembet ke tumpukan barang rongsok.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya melakukan pemadaman secara manual sekaligus melaporkan kebakaran melalui layanan 110 Polres Boyolali.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Mojosongo langsung bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan pengamanan lokasi, membantu warga memadamkan api, serta berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Boyolali untuk mempercepat proses pemadaman.
Berkat penanganan bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Kapolsek Mojosongo IPTU Hartanto mengatakan, setelah menerima laporan, personel langsung melakukan langkah penanganan, mulai dari mengamankan tempat kejadian, membantu proses pemadaman, melakukan pendataan terhadap saksi dan kerugian, hingga melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
“Respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tidak meninggalkan api setelah membakar sampah karena dapat dengan mudah merembet dan menimbulkan kebakaran,” ujar IPTU Hartanto.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah, terutama di sekitar area yang terdapat tanaman kering, rumpun bambu, maupun material mudah terbakar.
Selama proses penanganan hingga pemadaman, situasi di lokasi berlangsung aman dan lancar.
Redaksi : viralindonesianews.com







