Dikhianati Aparat: Calon Polwan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Publik Geram

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

Jambi || viralindonesianews.com || 11 – April – 2026, — Sebuah kasus memilukan mengguncang publik. Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial C, yang sebelumnya bercita-cita menjadi calon polisi wanita (polwan), harus mengubur impiannya setelah diduga menjadi korban rudapaksa oleh empat pria pada November 2025 di Kota Jambi.

Peristiwa tragis tersebut tidak hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi korban. Dampaknya begitu besar hingga C memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan niatnya mengikuti seleksi polwan—sebuah cita-cita yang sebelumnya ia perjuangkan.

Ironisnya, dari empat pelaku yang diduga terlibat, dua di antaranya merupakan oknum anggota kepolisian—masing-masing dari Polres Tanjung Jabung Timur dan Polda Jambi. Sementara dua pelaku lainnya adalah warga sipil. Fakta ini memicu gelombang kemarahan publik, mengingat aparat penegak hukum seharusnya menjadi pelindung, bukan pelaku kejahatan.

Polda Jambi menyatakan telah mengambil langkah hukum dengan menahan para pelaku. Dua oknum polisi yang disebut sebagai pelaku utama telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) melalui sidang etik.

Oplus_131072

Namun, penanganan terhadap anggota lain yang diduga turut menyaksikan kejadian tersebut menuai sorotan tajam. Tiga polisi yang disebut berada di lokasi hanya dikenai sanksi disiplin berupa penempatan khusus (patsus) serta permintaan maaf. Kebijakan ini dinilai publik terlalu ringan dan tidak mencerminkan rasa keadilan bagi korban.

“Perilaku terduga pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” ujar Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, Selasa (7/4/2026).

Kasus ini kembali menampar wajah institusi kepolisian dan memunculkan pertanyaan serius terkait integritas serta pengawasan internal. Desakan agar proses hukum berjalan transparan dan adil pun terus menguat, seiring harapan agar korban mendapatkan keadilan yang layak.

Lebih dari itu, tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa perlindungan terhadap perempuan, terutama dari kekerasan seksual, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan di negeri ini.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Halal Bihalal PERTHI Semarang, Dari Silaturahmi hingga Peningkatan Profesionalisme
Masalah Lalu Lintas Bisa Diurai Cepat, Ini Jurus Jitu Satlantas Karanganyar
3 Lokasi, 3 Pelaku, Sehari: Narkotika Dibongkar di Boyolali
43 Adegan Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus Tragis Anak di Boyolali
Monitoring Sat Intelkam: Stok BBM dan LPG 3 Kg di Boyolali Aman Tanpa Kendala
Cinta Tak Bertepuk Sebelah Tangan, Ibu-Ibu Jogja Temui Jokowi dengan Ketulusan
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Modal Kuat ke Semifinal Liga Champions
Atletico Hajar Barca di Camp Nou! Blaugrana di Ujung Tanduk

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 04:24

Dikhianati Aparat: Calon Polwan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Publik Geram

Jumat, 10 April 2026 - 12:31

Halal Bihalal PERTHI Semarang, Dari Silaturahmi hingga Peningkatan Profesionalisme

Jumat, 10 April 2026 - 00:24

Masalah Lalu Lintas Bisa Diurai Cepat, Ini Jurus Jitu Satlantas Karanganyar

Kamis, 9 April 2026 - 15:57

3 Lokasi, 3 Pelaku, Sehari: Narkotika Dibongkar di Boyolali

Kamis, 9 April 2026 - 15:27

43 Adegan Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus Tragis Anak di Boyolali

Kamis, 9 April 2026 - 06:34

Cinta Tak Bertepuk Sebelah Tangan, Ibu-Ibu Jogja Temui Jokowi dengan Ketulusan

Kamis, 9 April 2026 - 04:04

PSG Bungkam Liverpool 2-0, Modal Kuat ke Semifinal Liga Champions

Kamis, 9 April 2026 - 03:43

Atletico Hajar Barca di Camp Nou! Blaugrana di Ujung Tanduk

Berita Terbaru

Viral Terkini

3 Lokasi, 3 Pelaku, Sehari: Narkotika Dibongkar di Boyolali

Kamis, 9 Apr 2026 - 15:57