Laporan : Angger
Editor : Yogie Ps
Boyolali || viralindonesianews.com – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri sekaligus memberikan materi pada pembukaan kegiatan TRADISI (Training of Trainer, Diklat Pembina Komisariat, dan Pelatihan Admin SIPADU) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Boyolali di SMK Karya Nugraha Boyolali, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Polres Boyolali, pengurus PCNU, GP Ansor, pengurus IPNU-IPPNU tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta para peserta pelatihan. Turut hadir Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setiawan, S.H., Kasat Binmas AKP Joni Aryanto, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas AKP Tri Afandi, S.H., M.H., dan Kasat Resnarkoba IPTU Agung Muryo Atmojo, S.H., M.H.
Ketua PC IPNU Kabupaten Boyolali, Landung Azbarkati, mengatakan kegiatan TRADISI bertujuan mencetak kader yang kompeten, berjiwa kepemimpinan, serta mampu mengelola organisasi secara profesional melalui penguasaan sistem administrasi digital SIPADU.
Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis membina generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan. Menurutnya, organisasi pelajar seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran penting dalam mencetak calon pemimpin bangsa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader-kader yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan, menjauhi pengaruh negatif, dan ikut menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.
Dalam sesi pembekalan, Kapolres memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi kalangan pelajar, seperti pelanggaran lalu lintas, balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, tawuran, perundungan (bullying), merokok, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.
Ia menegaskan bahwa berbagai bentuk kenakalan remaja umumnya berawal dari kebiasaan kecil yang dianggap sepele. Karena itu, para pelajar diajak untuk berani melakukan introspeksi, disiplin menaati aturan, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta fokus mengembangkan prestasi dan karakter.
Sementara itu, perwakilan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Boyolali, Subhan, yang secara resmi membuka kegiatan, berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan kader IPNU dan IPPNU di Kabupaten Boyolali.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Polres Boyolali dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara kepolisian, organisasi kepemudaan, dan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, bebas dari kenakalan remaja, serta siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Redaksi : viralindonesianews.com







