Kapolres Boyolali Tegaskan E-Sport Bukan Sekadar Game, Ada Prestasi yang Harus Dikejar

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Fani

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || viralindonesianews.com – Turnamen E-Sport Championship Piala Kapolres Boyolali 2026 resmi berakhir. Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa e-sport bukan sekadar aktivitas bermain game, melainkan dapat menjadi wadah positif untuk mengembangkan bakat, sportivitas, disiplin, kerja sama tim, kreativitas, hingga meraih prestasi.

Penutupan turnamen berlangsung di Aula Bhara Merapi Polres Boyolali, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Boyolali, Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., para pejabat utama dan perwira staf Polres Boyolali, panitia, peserta, serta komunitas e-sport.

Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pertandingan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Menurutnya, perkembangan e-sport harus diarahkan menjadi kegiatan positif yang mampu membentuk karakter sekaligus mengasah berbagai kemampuan generasi muda.

“E-Sport merupakan wadah untuk membangun sportivitas, disiplin, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan berpikir cepat dan mengambil keputusan secara tepat,” ujar AKBP Indra.

Namun, Kapolres mengingatkan agar para peserta, khususnya pelajar, tetap mampu mengatur waktu antara bermain game dan menjalankan kewajiban pendidikan.

Ia menekankan bahwa e-sport harus ditempatkan secara proporsional dan tidak mengesampingkan proses belajar.

“Jangan sampai terlena bermain game justru melupakan proses belajar. Atur betul antara jam belajar dengan jam bermain game,” pesannya.

Selain persoalan manajemen waktu, Kapolres juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Menurutnya, persaingan selama pertandingan merupakan bagian dari kompetisi dan tidak boleh berkembang menjadi permusuhan di luar arena.

Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Kapolres berpesan agar tidak berkecil hati. Kekalahan harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan dan meningkatkan kualitas permainan.

Sementara bagi para juara, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat mereka cepat berpuas diri.

“Selamat kepada para juara. Tetap rendah hati dalam kemenangan, tetap semangat dalam kekalahan, dan yang paling utama, junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, Polres Boyolali akan terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi ruang kreativitas sekaligus mempererat komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas e-sport.

Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi menjadi salah satu langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Boyolali di tingkat yang lebih tinggi.

Rangkaian kegiatan penutupan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah, serta foto bersama Kapolres Boyolali, PJU Polres Boyolali, panitia, dan para peserta yang berhasil meraih juara.

Seluruh rangkaian E-Sport Championship Piala Kapolres Boyolali 2026 berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar.

Berita Terkait

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita
AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat
Jumat Berbagi, Polsek Nogosari Turun Langsung ke Rumah Warga, Lima Paket Sembako Disalurkan
Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian
Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12

AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16

Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12

Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36

JANGAN JADIKAN SURAT KALENG SENJATA POLITIK! KEJAKSAAN HARUS BERPIJAK PADA BUKTI

Berita Terbaru