Kerugian Tembus Rp100 Juta! Api dari Kandang Sapi Merembet ke Rumah Warga Juwangi

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pewarta : Lia

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || viralindonesianews.com – Kebakaran melanda rumah milik Sri Sunarni di Dukuh Cerme, RT 003/RW 001, Desa Cerme, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian bangunan rumah dan kandang sapi terbakar dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat membakar kandang sapi yang berada di belakang rumah korban. Kobaran api kemudian membesar dan merembet ke bangunan rumah yang sebagian konstruksinya terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat melalap bagian bangunan tersebut.

Mengetahui kejadian itu, saksi berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun berdatangan untuk membantu memadamkan api. Ketua RT setempat turut membunyikan kentongan guna mengumpulkan warga agar bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Informasi kebakaran kemudian dilaporkan kepada Polsek Juwangi, Polres Boyolali. Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali guna mempercepat proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas Damkar selanjutnya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu sisa pembakaran sampah di sekitar kandang sapi yang kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan rumah berukuran sekitar 6 x 8 meter dan kandang sapi berukuran sekitar 6 x 6 meter mengalami kerusakan akibat kebakaran. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran sampah, terutama di dekat bangunan yang menggunakan material mudah terbakar.

Untuk kepentingan penanganan lebih lanjut, petugas Polsek Juwangi melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna mendalami penyebab kejadian.

Polisi Imbau Warga Waspada

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebagian rumah dan kandang sapi milik warga di Kecamatan Juwangi tersebut.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat membakar sampah di lingkungan rumah maupun di dekat bangunan yang mudah terbakar.

“Pastikan api benar-benar padam setelah digunakan dan jangan meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan. Apabila terjadi keadaan darurat atau membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi Yanpol Call Center 110 yang melayani selama 24 jam secara gratis,” imbaunya.

Polres Boyolali kembali mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan, memastikan sumber api benar-benar padam, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan warga dan lingkungan sekitar.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

POLIDIK Polres Boyolali, Kapolres Tekankan Disiplin dan Tertib Berlalu Lintas kepada Pelajar
DLH Kabupaten Semarang Didesak Buka Fakta Dugaan Pengelolaan Limbah B3 di Bergas
Saat Air Bersih Dibutuhkan, Humas Polres Boyolali Hadir Membawa Bantuan 10.000 Liter
Dugaan Solar Subsidi Masuk Gudang PT Sinar Raya Energy di Genuk: Xpander Hitam, Galon BBM, dan Truk Tangki Jadi Sorotan APH
APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 04:11

POLIDIK Polres Boyolali, Kapolres Tekankan Disiplin dan Tertib Berlalu Lintas kepada Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:36

Kerugian Tembus Rp100 Juta! Api dari Kandang Sapi Merembet ke Rumah Warga Juwangi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:03

DLH Kabupaten Semarang Didesak Buka Fakta Dugaan Pengelolaan Limbah B3 di Bergas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:09

Saat Air Bersih Dibutuhkan, Humas Polres Boyolali Hadir Membawa Bantuan 10.000 Liter

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:55

Dugaan Solar Subsidi Masuk Gudang PT Sinar Raya Energy di Genuk: Xpander Hitam, Galon BBM, dan Truk Tangki Jadi Sorotan APH

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Berita Terbaru