Laporan : Angger S
Editor : Yogie Ps
SEMARANG || viralindonesianews.com – Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Orang Tua/Wali Murid Kelas XII SMA Negeri 7 Semarang Tahun Ajaran 2026/2027, yang digelar Rabu (12/8/2026).
Mengusung moto “Satu Langkah, Satu Hati, Gandeng Tangan Mengantar Anak Raih Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi siswa kelas XII menghadapi fase penting menuju kelulusan dan menentukan langkah masa depan.
Kelas XII merupakan tahap pendidikan yang penuh tantangan. Selain menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA, para siswa mulai dihadapkan pada berbagai pilihan, mulai dari melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, hingga menentukan pilihan sesuai minat, bakat, dan potensi masing-masing.
Dalam kondisi tersebut, dukungan sekolah dan keluarga menjadi sangat penting. Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga membutuhkan perhatian, komunikasi, motivasi, serta pendampingan yang berkesinambungan di lingkungan keluarga.
Melalui kegiatan parenting, orang tua dan wali murid diajak memahami perkembangan serta kebutuhan anak, sekaligus membangun pola komunikasi yang positif. Komunikasi yang terbuka diharapkan membuat anak memiliki ruang untuk bertukar pikiran, menyampaikan kegelisahan, maupun mendapatkan dukungan ketika menghadapi berbagai persoalan.
Moto “Satu Langkah, Satu Hati, Gandeng Tangan” menjadi pesan bahwa keberhasilan anak bukan semata-mata tanggung jawab sekolah atau keluarga secara terpisah. Dibutuhkan langkah yang searah, kepedulian yang sama, serta kolaborasi erat antara guru, orang tua, dan peserta didik.
Sekolah juga diharapkan terus membuka ruang komunikasi dengan orang tua sehingga perkembangan siswa dapat dipantau dan didampingi secara bersama-sama. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, tanggung jawab, serta kesiapan menghadapi kehidupan setelah lulus.
Setiap anak memiliki perjalanan, karakter, minat, dan potensi yang berbeda. Karena itu, tugas orang tua dan sekolah adalah memberikan ruang, arahan, motivasi, serta dukungan agar setiap potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
“Satu langkah” dimaknai sebagai tekad untuk berjalan bersama. “Satu hati” mencerminkan kepedulian dan tujuan yang sama. Sementara “gandeng tangan” menjadi simbol bahwa anak tidak berjalan sendirian dalam meraih cita-citanya.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga, siswa kelas XII SMA Negeri 7 Semarang diharapkan mampu menatap masa depan dengan lebih percaya diri, siap menghadapi berbagai tantangan, serta menentukan pilihan terbaik untuk meraih cita-cita.
Satu Langkah, Satu Hati, Gandeng Tangan — Bersama Mengantar Anak Meraih Masa Depan.
Redaksi : viralindonesianews.com







