Warisan Budaya Leluhur Tetap Lestari, Kapolres Boyolali Kawal Sebaran Apem Pengging 2026

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Helmi Bastian

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || viralindonesianews.com – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., hadir langsung dalam rangkaian tradisi budaya Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jumat (7/8/2026).

Kehadiran Kapolres Boyolali bersama jajaran menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Tradisi Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging tahun ini diikuti sekitar 3.000 peserta dan masyarakat. Mereka terdiri atas unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, peserta kirab, komunitas budaya, serta warga yang turut menyaksikan jalannya tradisi tahunan tersebut.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Sinuhun Kraton Surakarta SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi, jajaran Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Boyolali, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, penyampaian sejarah singkat tradisi Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging, serta sambutan Bupati Boyolali.

Dalam sambutannya, Bupati Boyolali menyampaikan bahwa tradisi Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang memiliki nilai sejarah dan sosial bagi masyarakat. Karena itu, tradisi tersebut perlu terus dilestarikan dan dijaga keberlangsungannya.

Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis gunungan apem kukus keong mas dan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya kirab. Gunungan kemudian diarak dari Pendopo Kecamatan Banyudono menuju Alun-Alun Pengging untuk selanjutnya dilakukan prosesi sebaran apem kepada masyarakat.

50 Personel Diterjunkan

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Polres Boyolali bersama Polsek Banyudono menerjunkan sebanyak 50 personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik.

Pengamanan difokuskan pada jalur kirab, lokasi kegiatan utama, pengaturan arus masyarakat, serta antisipasi kepadatan massa selama prosesi sebaran apem berlangsung.

Pengamanan tersebut juga melibatkan personel Koramil Banyudono, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali, serta unsur terkait lainnya.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan bahwa pengamanan kegiatan budaya merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti dan menikmati tradisi budaya ini dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung,” ujar AKBP Indra.

Menurutnya, tradisi budaya seperti Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging memiliki nilai penting bagi masyarakat, sehingga pelaksanaannya perlu mendapat dukungan melalui terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan yang melibatkan ribuan orang.

Dengan pengamanan serta sinergi seluruh unsur terkait, rangkaian Tradisi Sebaran Apem Kukus Keong Mas Pengging Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita
AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat
Jumat Berbagi, Polsek Nogosari Turun Langsung ke Rumah Warga, Lima Paket Sembako Disalurkan
Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian
Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12

AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16

Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12

Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36

JANGAN JADIKAN SURAT KALENG SENJATA POLITIK! KEJAKSAAN HARUS BERPIJAK PADA BUKTI

Berita Terbaru