Tragedi Perlintasan Tanpa Palang di Grobogan: Kereta Sapu Avanza, 4 Nyawa Melayang

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Saka

Editor : Yogie Ps

GROBOGAN || viralindonesianews.com – Tragedi berdarah terjadi di perlintasan liar tanpa palang pintu di Desa Tuko, Pulokulon, Grobogan, Jumat (1/5/2026). Kereta Api Argo Bromo Anggrek menghantam Toyota Avanza yang membawa rombongan pengantar calon jemaah haji. Empat orang tewas seketika, dua di antaranya balita.

Hasil penyelidikan awal Polres Grobogan mengarah pada kombinasi maut: kabut tebal yang menutup jarak pandang dan kondisi perlintasan yang tertutup pepohonan lebat. Pengemudi diduga tidak melihat kereta yang melaju hingga tabrakan tak terhindarkan.

Total sembilan orang berada di dalam minibus nahas tersebut. Selain korban tewas, lima lainnya kini bertaruh nyawa di RSUD dr. Soedjati Purwodadi akibat luka berat dan ringan.

Oplus_131072

Insiden ini kembali menyorot bahaya perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang masih banyak tersebar. Minimnya pengamanan dan buruknya visibilitas disebut sebagai “bom waktu” yang sewaktu-waktu bisa merenggut nyawa.

Dampak kecelakaan juga merembet ke operasional kereta. PT KAI Daop 4 Semarang menghentikan sementara KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Kradenan untuk pemeriksaan teknis.

“Ini sangat kami sesalkan, terutama karena terjadi di perlintasan tanpa palang pintu,” tegas Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:46

Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Berita Terbaru