Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Wonosobo Matangkan Kesiapan Personel dan Sarpras Pengamanan

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pewarta : Angger S

Editor : Yogie Ps

WONOSOBO || viralindonesianews.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, Polres Wonosobo Polda Jawa Tengah mematangkan kesiapan pengamanan dengan menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus pengecekan personel, sarana dan prasarana (sarpras), serta peralatan pendukung operasional.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh jajaran kepolisian siap mengawal setiap tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Wonosobo, mulai dari proses pendaftaran calon hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Pemungutan suara Pilkades serentak dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026, sedangkan pelantikan kepala desa terpilih dijadwalkan pada 15 Januari 2027.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan personel Pleton Pengendalian Massa (Dalmas), Tim Negosiator, serta unsur pengamanan lainnya di lingkungan Mapolres Wonosobo.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai perlengkapan taktis pengendalian massa, kendaraan operasional Samapta, baik roda dua maupun roda empat, hingga kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC).

Pengecekan tidak hanya menyasar kelengkapan sarpras, tetapi juga kesiapan fisik dan kemampuan personel. Tim Negosiator, anggota Dalmas, hingga Tim Pengurai Massa (Raimas) turut mendapatkan pemeriksaan dan pembekalan.

Kegiatan juga melibatkan personel Polsek jajaran Polres Wonosobo. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan tidak hanya terpusat di tingkat Polres, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah yang akan melaksanakan tahapan Pilkades.

Perkuat Kemampuan Hadapi Potensi Kerawanan

Usai apel dan pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan Dalmas, Tim Negosiator, dan Raimas. Latihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, kekompakan, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan selama tahapan Pilkades berlangsung.

Personel Dalmas mendapatkan pembekalan dan simulasi mengenai pola pengendalian massa secara terukur sesuai prosedur.

Sementara itu, Tim Negosiator dilatih mengedepankan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan negosiasi guna mencegah eskalasi konflik. Adapun Raimas dipersiapkan untuk memberikan respons cepat ketika situasi membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Wonosobo, Ipda M. Wahyu Suprayono, mengatakan latihan yang dilaksanakan saat ini masih berfokus pada peningkatan kesiapan internal jajaran kepolisian.

Namun, menurutnya, ke depan latihan pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait.

“Latihan kali ini masih dilaksanakan secara internal oleh jajaran kepolisian. Ke depan, akan dilaksanakan latihan secara gabungan dengan instansi samping, karena dalam pengamanan Pilkades serentak ini bukan hanya Polri yang terlibat. Masing-masing instansi memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jobdesk-nya dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” jelas Ipda Wahyu.

Ia menegaskan, sinergitas seluruh unsur menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengamanan Pilkades yang aman dan kondusif.

Selain TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, unsur pengamanan swakarsa serta masyarakat juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh unsur Pam Swakarsa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Jangan mudah terprovokasi, jangan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, dan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas segera koordinasikan dengan petugas atau kepolisian terdekat,” tambahnya.

Tahapan Pilkades Jadi Perhatian

Polres Wonosobo juga memetakan sejumlah tahapan yang dinilai membutuhkan perhatian khusus dari sisi keamanan. Di antaranya pendaftaran calon, penetapan dan pengumuman nomor urut calon, penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS), penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), masa pemungutan dan penghitungan suara, hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., yang memimpin langsung apel, memberikan penekanan kepada seluruh personel agar mengedepankan kesiapsiagaan, profesionalisme, serta kemampuan deteksi dini.

“Seluruh anggota harus senantiasa siap siaga dalam setiap situasi. Lakukan langkah deteksi dini terhadap segala bentuk potensi kerawanan, serta junjung tinggi profesionalisme dengan bersikap bijak dalam bermedia sosial,” tegas AKBP Ricky.

Kapolres juga meminta seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dalam pelaksanaan tugas, anggota diminta bertindak secara humanis, profesional, proporsional, dan sesuai prosedur.

Pengecekan sarpras dan latihan tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Wonosobo memastikan seluruh perlengkapan taktis, kendaraan operasional, serta personel Polres dan Polsek jajaran berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Pengamanan Pilkades bukan semata persoalan menjaga kelancaran pemungutan suara. Lebih dari itu, aparat dituntut mampu mencegah potensi konflik sejak dini, menjaga netralitas, serta memastikan seluruh tahapan demokrasi di tingkat desa berlangsung aman dan tertib.

Polres Wonosobo pun mengajak masyarakat, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, Pam Swakarsa, para calon kepala desa, pendukung, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pilkades 2026 tetap damai, demokratis, dan kondusif.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

KJN

Redaksi : viralindonesianesw.com

Berita Terkait

Dari Baiturridlo untuk Kehidupan: Meneladani Rasulullah di Tengah Zaman yang Berubah
Pengajian Maulid di Andong Dipadati 900 Jamaah, Sinergi Polisi-Banser-Linmas Jaga Kamtibmas
Arus Wisata Boyolali Meningkat, Satlantas Bergerak Cegah Kemacetan
Patriot Muda Berjiwa Sosialis, Among Pribadi Siap Kembali Berlaga di Pilkades Trimulyo 2026
Boja Bergemuruh! Dentuman Drum Corps Naga Laut Akpelni Sukses Bikin Warga Terpukau
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Dusun Titang Gelar Jalan Sehat dan Hiburan Meriah
Dari Aksi Sosial ke Panggung Politik, Eko Suryanto Emban Mandat Dewan Pembina PSI Salatiga
Dari Jalan Sehat hingga Hiburan Musik, Warga RW 09 Padangsari Larut dalam Semarak Kemerdekaan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:46

Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Wonosobo Matangkan Kesiapan Personel dan Sarpras Pengamanan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:24

Dari Baiturridlo untuk Kehidupan: Meneladani Rasulullah di Tengah Zaman yang Berubah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:31

Pengajian Maulid di Andong Dipadati 900 Jamaah, Sinergi Polisi-Banser-Linmas Jaga Kamtibmas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:05

Arus Wisata Boyolali Meningkat, Satlantas Bergerak Cegah Kemacetan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:13

Patriot Muda Berjiwa Sosialis, Among Pribadi Siap Kembali Berlaga di Pilkades Trimulyo 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:37

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Dusun Titang Gelar Jalan Sehat dan Hiburan Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:29

Dari Aksi Sosial ke Panggung Politik, Eko Suryanto Emban Mandat Dewan Pembina PSI Salatiga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:36

Dari Jalan Sehat hingga Hiburan Musik, Warga RW 09 Padangsari Larut dalam Semarak Kemerdekaan

Berita Terbaru