Dari Baiturridlo untuk Kehidupan: Meneladani Rasulullah di Tengah Zaman yang Berubah

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pewarta : Djoew

Editor : Yogie Ps

SEMARANG || viralindonesianews.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti Musholla Baiturridlo, Jalan Raya Cemara, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Semarang Selatan, Selasa (25/8/2026) malam.

Sejak pukul 19.30 WIB, jamaah mulai berdatangan dan memenuhi bagian dalam hingga halaman serambi musholla. Mereka berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus menghidupkan kembali semangat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di halaman musholla turut memastikan rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Ketua Takmir Musholla Baiturridlo, Bud Raharjo, bersama Ketua Panitia Pelaksana, Suyatno, menghadirkan secara khusus Ustadz Samsul Huda dari Mranggen, Kabupaten Demak, sebagai penceramah utama.

Rangkaian acara disusun dengan apik. Lantunan musik dan syair-syair kerohanian yang dibawakan jamaah Musholla Baiturridlo membuat suasana malam semakin syahdu. Bukan sekadar seremoni tahunan, peringatan Maulid tersebut menjadi ruang bagi jamaah untuk kembali merenungkan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan Rasulullah SAW.

Musholla Tua, Jejak Panjang Pengabdian

Dalam kesempatan tersebut, Bud Raharjo turut mengisahkan secara singkat perjalanan berdirinya Musholla Baiturridlo yang telah berdiri cukup lama dan melewati beberapa pergantian kepemimpinan takmir.

Sejarah panjang itu menjadi bagian penting dari perjalanan kehidupan keagamaan masyarakat di lingkungan sekitar.

Hal senada disampaikan Samianto, yang akrab disapa Pak Antok dan pernah bertugas terakhir di Kodim Demak. Ia menyebut Musholla Baiturridlo sebagai salah satu musholla yang telah lama berdiri di kawasan Banyumanik, Semarang Selatan.

“Keberadaan musholla ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dan kehidupan sosial-keagamaan warga,” ujarnya.

Rangkaian acara semakin khidmat ketika Kyai Sholikin memimpin pembacaan Asmaul Husna, dilanjutkan dengan pembacaan Qalam Illahi. Suasana jamaah seketika larut dalam kekhusyukan.

Akhlak Rasulullah, Bukan Sekadar Dibaca

Memasuki acara inti, Ustadz Samsul Huda menyampaikan tausiyah dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari.”

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, Ustadz Samsul Huda mengajak jamaah untuk tidak berhenti pada kegiatan membaca sejarah dan memuji Rasulullah SAW. Lebih dari itu, keteladanan Nabi harus diwujudkan melalui perilaku nyata.

Sesekali ceramah diselingi dengan humor dan hentakan penyampaian yang mengundang tawa bahagia jamaah. Namun di balik suasana ringan tersebut, pesan yang disampaikan memiliki makna mendalam.

Keteladanan Rasulullah tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dipraktikkan.

Mulai dari kejujuran, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, menjaga perkataan, menghormati orang lain hingga membangun kehidupan bermasyarakat yang penuh kasih sayang.

Ustadz Samsul Huda berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Menurutnya, ukuran keberhasilan memperingati Maulid bukan seberapa meriah acaranya, melainkan seberapa jauh nilai-nilai akhlak Rasulullah mampu dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kita semua mampu mempraktikkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Ustadz Samsul Huda.

Malam itu, Musholla Baiturridlo tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya jamaah. Ia kembali menjadi ruang untuk menghidupkan ingatan, merawat tradisi, dan meneguhkan akhlak.

Sebab, di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan penuh tantangan, keteladanan Rasulullah SAW tetap menjadi cahaya yang relevan untuk dijadikan pedoman.

Redaksi : viralindonesianew.com

Berita Terkait

Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Wonosobo Matangkan Kesiapan Personel dan Sarpras Pengamanan
Pengajian Maulid di Andong Dipadati 900 Jamaah, Sinergi Polisi-Banser-Linmas Jaga Kamtibmas
Arus Wisata Boyolali Meningkat, Satlantas Bergerak Cegah Kemacetan
Patriot Muda Berjiwa Sosialis, Among Pribadi Siap Kembali Berlaga di Pilkades Trimulyo 2026
Boja Bergemuruh! Dentuman Drum Corps Naga Laut Akpelni Sukses Bikin Warga Terpukau
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Dusun Titang Gelar Jalan Sehat dan Hiburan Meriah
Dari Aksi Sosial ke Panggung Politik, Eko Suryanto Emban Mandat Dewan Pembina PSI Salatiga
Dari Jalan Sehat hingga Hiburan Musik, Warga RW 09 Padangsari Larut dalam Semarak Kemerdekaan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:46

Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Wonosobo Matangkan Kesiapan Personel dan Sarpras Pengamanan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:24

Dari Baiturridlo untuk Kehidupan: Meneladani Rasulullah di Tengah Zaman yang Berubah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:31

Pengajian Maulid di Andong Dipadati 900 Jamaah, Sinergi Polisi-Banser-Linmas Jaga Kamtibmas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:05

Arus Wisata Boyolali Meningkat, Satlantas Bergerak Cegah Kemacetan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:13

Patriot Muda Berjiwa Sosialis, Among Pribadi Siap Kembali Berlaga di Pilkades Trimulyo 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:37

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Dusun Titang Gelar Jalan Sehat dan Hiburan Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:29

Dari Aksi Sosial ke Panggung Politik, Eko Suryanto Emban Mandat Dewan Pembina PSI Salatiga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:36

Dari Jalan Sehat hingga Hiburan Musik, Warga RW 09 Padangsari Larut dalam Semarak Kemerdekaan

Berita Terbaru