Pewarta : Saka
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com – Polsek Cepogo Polres Boyolali menghadiri sekaligus mengamankan kegiatan Sosialisasi dan Silaturahmi Kerukunan Umat Beragama Tingkat Kecamatan Cepogo Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cepogo masa khidmat 2026–2031, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cepogo tersebut diikuti sekitar 80 peserta, meliputi unsur Muspika Kecamatan Cepogo, MUI Kabupaten Boyolali, MUI Kecamatan Cepogo, Kantor Urusan Agama (KUA), kepala desa se-Kecamatan Cepogo, ASN, serta jajaran kepengurusan MUI Kecamatan Cepogo.
Kapolsek Cepogo AKP Surjadi, S.H., turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan memperkuat silaturahmi, toleransi, serta sinergitas antarumat beragama dan seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Cepogo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan dan pengukuhan kepengurusan MUI Kecamatan Cepogo masa khidmat 2026–2031. Selanjutnya, kegiatan diisi pembekalan, sambutan, penyampaian materi dari Koramil Cepogo, Polsek Cepogo dan KUA Kecamatan Cepogo, serta sesi diskusi.
Dalam materinya, Polsek Cepogo mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan umat beragama. Peserta diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena konten provokatif dan hoaks berpotensi memicu konflik serta perpecahan di tengah masyarakat.
Polsek Cepogo juga menekankan pentingnya kedewasaan dalam bermedia sosial di era digital. Sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
Sementara itu, materi dari Koramil Cepogo menyoroti pentingnya moderasi beragama sebagai salah satu kunci dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Peserta juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk ekstremisme.
Kepala KUA Kecamatan Cepogo turut menyampaikan materi mengenai dasar dan konsep kerukunan umat beragama, unsur-unsur kerukunan, trilogi kerukunan umat beragama, serta pengaruh media sosial yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, MUI Kabupaten Boyolali berharap kepengurusan MUI Kecamatan Cepogo masa khidmat 2026–2031 dapat terus membangun koordinasi dan sinergi dengan Muspika dalam menjaga keadilan, kebenaran, serta kemaslahatan masyarakat.
Kapolsek Cepogo AKP Surjadi, S.H., menegaskan bahwa kepolisian mendukung setiap langkah yang bertujuan memperkuat toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat.
“Kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga toleransi, perkuat komunikasi dan gunakan media sosial secara bijak agar tidak menjadi sumber perpecahan di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polsek Cepogo untuk terus membangun sinergitas bersama tokoh agama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kecamatan Cepogo.
Redaksi : viralindonesianews.com







