Pewarta : Fani
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com || 06-September-2026, – Polres Boyolali mengamankan pertunjukan musik Keroncong Svaranusa 2026 bertema “Bhinneka Tunggal Irama” yang digelar di Alun-Alun Kidul Kompleks Pemkab Boyolali, Sabtu (5/9/2026) malam.
Pertunjukan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.50 WIB tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan sekitar 2.500 penonton hadir menyaksikan rangkaian acara.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., hadir langsung memimpin pengamanan. Kapolres didampingi Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama Polres Boyolali.
Kehadiran pimpinan Polres Boyolali tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghadiri pertunjukan.
Acara diawali penampilan grup keroncong lokal dan grup keroncong Joharini dari Yogyakarta. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta penampilan Tari Topeng Ireng oleh Duta Seni Pelajar Boyolali.
Selanjutnya, kegiatan diisi sambutan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana dan Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Ahmad Mahenda, M.Tr.AP.
Dalam sambutannya, Dwi Fajar Nirwana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Keroncong Svaranusa yang telah memasuki tahun kelima.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga sekaligus melestarikan musik keroncong sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa.
“Lima tahun perjalanan ini bukanlah sekadar deretan angka, melainkan sebuah tonggak penting yang mencerminkan komitmen kita yang berkelanjutan untuk terus memajukan sekaligus melestarikan musik keroncong di Tanah Air,” ujarnya.
Ia berharap musik keroncong semakin dikenal dan mendapatkan pengakuan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
Selain menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya, Keroncong Svaranusa 2026 juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keberadaan stand kuliner serta pameran produk UMKM lokal Boyolali.
Sementara itu, Ahmad Mahenda mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Keroncong Svaranusa yang telah memasuki tahun kelima. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur, karya cipta, serta ekspresi budaya sebagai kekayaan bersama.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam upaya pemajuan kebudayaan.
Memasuki puncak acara, penonton disuguhkan penampilan Orkestra Svaranusa yang berkolaborasi dengan sejumlah bintang tamu, di antaranya Fanny Soegi, Dhyo Haw, dan Ndarboy.
Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis album kompilasi Svaranusa 2026 sekaligus launching Hari Keroncong Nasional yang diperingati setiap 1 Oktober.
Di sisi keamanan, personel Polres Boyolali ditempatkan di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, menjaga kelancaran kegiatan, serta memastikan mobilitas masyarakat dan tamu undangan tetap berjalan tertib.
Hingga pertunjukan berakhir sekitar pukul 21.50 WIB, seluruh rangkaian Keroncong Svaranusa 2026 berlangsung aman, lancar, dan kondusif.







