Diguyur Hujan Lebat, Karang Kidul Semarang Tergenang—Motor Mogok, Lalin Lumpuh

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG |viralindonesianews.com|— 2 Mei 2026 — Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Sabtu malam sekitar pukul 20.10 WIB kembali memicu banjir di kawasan Karang Kidul. Genangan air yang terus meninggi membuat sejumlah pengendara sepeda motor mogok saat nekat melintas.

Warga setempat menyebut, hujan berintensitas tinggi turun tanpa jeda selama kurang lebih satu jam. Kondisi ini diperparah buruknya sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air, hingga akhirnya meluap ke badan jalan dan menggenangi ruas utama.

Dampaknya, arus lalu lintas di Karang Kidul praktis lumpuh. Sejumlah pengendara terpaksa berhenti di pinggir jalan, sementara lainnya memilih memutar arah demi menghindari genangan. Di lokasi, terlihat banyak pengendara mendorong sepeda motor yang mati akibat kemasukan air.

Seiring waktu, jumlah kendaraan yang terjebak di titik banjir terus bertambah. Banyak pengendara yang terlanjur masuk ke genangan akhirnya tidak bisa melanjutkan perjalanan karena mesin kendaraan mati mendadak.

Peristiwa ini kembali menjadi potret persoalan klasik banjir perkotaan di Semarang yang belum tertangani secara tuntas. Warga mendesak pemerintah segera melakukan normalisasi dan perbaikan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air dilaporkan masih terjadi di sejumlah titik, sementara pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada dan mencari jalur alternatif.

 

Penulis: Suntono

Editor: Yogi

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Rabu, 9 September 2026 - 15:03

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:46

Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Berita Terbaru