Disiplin, Kekompakan dan Ketangguhan: Batch XVIII SMK Pelayaran Akpelni Siap Tempuh Dunia Maritim

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pewarta : Helmi Bastian

Editor : Yogie Ps

SEMARANG || viralindonesianews.com || 12-September-2026, — Dentuman drum yang menggema, langkah kaki yang serempak, serta tiupan brass yang membakar semangat menjadi pembuka spektakuler dalam acara Inagurasi dan Pelantikan Taruna Baru Batch XVIII SMK Pelayaran Akpelni Semarang, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Legacy Convention Hall tersebut menjadi momentum penting bagi para taruna baru yang secara resmi dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar SMK Pelayaran Akpelni Semarang.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMK Pelayaran Akpelni Semarang, Diana Novietasari Bedagama, S.S., M.Pd., Gr., para taruna Batch XVIII memulai perjalanan baru dalam menapaki pendidikan dan pembentukan karakter menuju dunia kemaritiman.

Khidmat di Awal, Meriah Saat Drum Corps Tampil

Prosesi inagurasi berlangsung dalam suasana khidmat. Namun, atmosfer berubah seketika ketika Drum Corps Gita Swara Bahari mengambil posisi dan mulai memainkan aksinya.

Dentuman bass drum yang menghentak berpadu dengan permainan perkusi enerjik serta suara brass yang harmonis. Penampilan tersebut sontak menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian acara.

Bukan sekadar hiburan, aksi Drum Corps Gita Swara Bahari turut menggambarkan nilai-nilai yang menjadi bagian penting dalam pendidikan kepelautan, yakni disiplin, kekompakan, ketangguhan, loyalitas, serta kemampuan bekerja sebagai satu tim.

Para tamu undangan dan peserta pun dibuat terpukau. Energi para personel Drum Corps Gita Swara Bahari seolah memenuhi ruangan dan menghadirkan semangat bahari di tengah prosesi pengukuhan.

Di balik penampilan yang terlihat spektakuler, terdapat proses latihan dan pembentukan karakter yang tidak ringan. Setiap personel dituntut mampu mengendalikan diri, menjaga tempo, mengikuti komando, serta mengutamakan kepentingan kelompok dibandingkan ego pribadi.

Nilai-nilai tersebut memiliki filosofi yang sangat dekat dengan kehidupan di dunia pelayaran.

Batch XVIII Memulai Perjalanan Menuju Dunia Kemaritiman

Dengan dikukuhkannya Batch XVIII, para taruna baru resmi memasuki fase pendidikan yang menuntut lebih dari sekadar kemampuan akademik.

Mereka dituntut menguasai pengetahuan dan keterampilan kepelautan sekaligus membangun mental, kedisiplinan dan karakter yang kuat.

Oplus_131072

Sebab, dunia pelayaran merupakan lingkungan yang membutuhkan ketelitian, ketangguhan dan kemampuan bekerja sama.

Di laut, ketelitian adalah bagian dari keselamatan.

Di kapal, kekompakan menjadi kekuatan.

Dalam menjalankan tugas, disiplin menjadi sebuah keharusan.

Semangat itulah yang terasa dalam momentum Inagurasi dan Pelantikan Taruna Baru Batch XVIII.

Pelantikan bukan hanya simbol pergantian status, tetapi juga menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru sebagai taruna. Seragam yang dikenakan bukan sekadar pakaian, melainkan identitas sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater.

Sementara itu, penampilan Drum Corps Gita Swara Bahari seolah menjadi pesan pembuka yang kuat bagi perjalanan panjang tersebut:

Langkah besar selalu dimulai dari satu langkah pertama.

Pada Jumat, 11 September 2026, langkah pertama Batch XVIII resmi dimulai.

Dari Hotel Legacy Convention Hall, semangat para taruna baru dikukuhkan. Dari momentum tersebut pula perjalanan panjang menuju masa depan kemaritiman Indonesia mulai ditapaki.

Batch XVIII bukan sekadar angkatan baru. Mereka adalah generasi yang sedang ditempa untuk berlayar lebih jauh, berdiri lebih teguh, menjunjung disiplin, serta membawa nama baik almamater ke tengah dunia kemaritiman.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita
AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat
Jumat Berbagi, Polsek Nogosari Turun Langsung ke Rumah Warga, Lima Paket Sembako Disalurkan
Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian
Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12

AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16

Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12

Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36

JANGAN JADIKAN SURAT KALENG SENJATA POLITIK! KEJAKSAAN HARUS BERPIJAK PADA BUKTI

Berita Terbaru