GUNUNG ANAK KRAKATAU KEMBALI ERUPSI, 8 ORANG HILANG KONTAK! SAR PERLUAS PENCARIAN DI SELAT SUNDA

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pewarta : Yogie Ps

Editor : Angger S

PANDEGLANG || viralindonesianews.com || 09-September-2026, — Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi sorotan. Di tengah erupsi yang masih berlangsung dan sebaran abu vulkanik yang mengganggu pemantauan udara, operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak memasuki hari kedua, Rabu (9/9/2026).

Rombongan tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat dari kawasan Carita, Pandeglang, untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kontak terakhir dilaporkan terjadi pada Senin (7/9/2026) sore. Hingga pencarian hari kedua, keberadaan kapal dan delapan orang di dalamnya belum ditemukan.

Pencarian Diperluas, Radius Capai 271 NM

Tim SAR gabungan tidak tinggal diam. Memasuki hari kedua, operasi diperluas dengan membagi kekuatan ke dalam sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) untuk menjangkau wilayah pencarian yang lebih luas.

Lima kapal dikerahkan untuk menyisir kawasan Selat Sunda. Berdasarkan pemetaan SAR, cakupan pencarian mencapai sekitar 271 nautical mile (NM), termasuk wilayah sekitar Pulau Rakata, Pulau Panjang, Pulau Sertung hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.

Situasi semakin menantang karena aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Sebaran abu vulkanik sebelumnya bahkan berdampak terhadap aktivitas penerbangan dan menyebabkan sejumlah bandara sempat ditutup.

Helikopter Terkendala Abu, Drone Termal Disiapkan

Kondisi udara yang dipengaruhi abu vulkanik membuat pencarian dari udara menghadapi kendala. Tim SAR kemudian menyiapkan alternatif dengan mengoptimalkan sarana laut dan teknologi pemantauan, termasuk drone termal, untuk membantu mendeteksi kemungkinan keberadaan korban maupun kapal yang hilang.

Hingga Rabu malam, pencarian belum memberikan titik terang. Tim SAR bahkan sempat menghentikan sementara penyisiran hari kedua sebelum operasi dilanjutkan sesuai kondisi dan evaluasi lapangan.

Misi Jurnalistik Berubah Menjadi Operasi Kemanusiaan

Keberangkatan untuk mengabadikan aktivitas Gunung Anak Krakatau kini berubah menjadi operasi pencarian dan pertolongan yang berpacu dengan waktu.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang tersebut berasal dari sejumlah organisasi media, bersama tiga awak kapal. Hilangnya kontak terjadi ketika mereka berada di perairan Selat Sunda dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Gunung masih bergolak. Laut terus disisir. Namun delapan orang yang dicari belum juga ditemukan.

Tim SAR kini menghadapi dua tantangan sekaligus: medan laut yang luas dan aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya reda. Keselamatan petugas juga menjadi perhatian utama dalam setiap langkah pencarian.

Operasi pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, dan unsur SAR lainnya. Publik kini menunggu satu kabar yang paling diharapkan: delapan orang yang hilang kontak dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

**Redaksi: perkembangan operasi SAR dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.**

Berita Terkait

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027
Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi
Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya
OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita
AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat
Jumat Berbagi, Polsek Nogosari Turun Langsung ke Rumah Warga, Lima Paket Sembako Disalurkan
Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian
Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:21

APMB Semarang Bergerak! Konsolidasi Dimantapkan, Festival Pratama dan SOMC ke-21 Bidik 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:13

Resepsi Pernikahan Putra Koordinator SMSI Solo Raya, Warsito, Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:21

Pengerukan dan Pengangkutan Material di Rowosari Disorot, Aparat Diminta Telusuri Faktanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55

OTT KPK di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan, Uang Rp1,9 Miliar Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12

AKP Winarsih: Jumat Keliling Jadi Sarana Polri Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16

Bhabinkamtibmas Candi Sambangi Warga, Pendataan Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12

Ada Apa dengan Anggaran Sapi Desa Bawang? Pj Kades Sebut Dana Belum Masuk Kas Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36

JANGAN JADIKAN SURAT KALENG SENJATA POLITIK! KEJAKSAAN HARUS BERPIJAK PADA BUKTI

Berita Terbaru