Kebebasan Pers Dipertaruhkan, Angger Suhodo Angkat Bicara Soal Dugaan Penjebakan

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

SEMARANG || viralindonesianews.com || 18 – Maret – 2026, – Dugaan penjebakan terhadap salah satu wartawan MabesNews, Mohamad Amir Asnawi (40), terkait kasus rehabilitasi narkoba di Mojokerto, Jawa Timur, terus menuai sorotan. Pimpinan Umum IndonesianewsToday.com, Angger Suhodo, akhirnya angkat bicara dan mengecam keras peristiwa yang dinilai berpotensi mencederai kebebasan pers di Indonesia.

Angger menilai kasus yang turut menyeret nama advokat Wahyu Suhartatik (47) tersebut tidak sekadar persoalan hukum biasa. Menurutnya, perkara ini telah menyentuh persoalan serius terkait perlindungan terhadap profesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

“Kami melihat ada indikasi kuat praktik penjebakan terhadap wartawan. Ini sangat berbahaya dan mencederai marwah pers. Jika dibiarkan, kondisi seperti ini dapat menjadi ancaman nyata bagi seluruh jurnalis di Indonesia,” tegas Angger dalam keterangannya kepada media.

Ia juga menyoroti langkah aparat penegak hukum yang dinilai harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, transparan, serta tidak tergesa-gesa dalam mengambil tindakan.

“Jangan sampai aparat terkesan langsung bertindak tanpa pendalaman yang utuh. Wartawan bekerja dilindungi undang-undang. Karena itu harus ada kehati-hatian, bukan justru terkesan membenarkan skenario yang merugikan insan pers,” ujarnya.

Lebih jauh, Angger menegaskan bahwa apabila dugaan penjebakan tersebut terbukti benar, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai bentuk kriminalisasi terhadap wartawan yang tidak dapat ditoleransi dalam negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan kebebasan pers.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan terbuka kepada publik.

“Kami meminta kasus ini dibuka seterang-terangnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Keadilan harus ditegakkan, dan wartawan harus mendapatkan perlindungan penuh dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegasnya.

Kasus penangkapan wartawan MabesNews di Mojokerto ini kini menjadi perhatian berbagai kalangan dan dinilai sebagai ujian bagi komitmen penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menjaga kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Publik pun menanti apakah proses hukum akan berjalan secara adil dan transparan, atau justru menambah daftar panjang persoalan yang membayangi independensi kerja jurnalis di Tanah Air.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Rabu, 9 September 2026 - 15:03

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23

Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru