Nyalip Truk Tronton Berujung Maut, 2 Pelajar Tewas Terlindas di Keling Jepara

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara |viralindonesianews.com| – Dua pelajar tak bernyawa usai terlindas truk tronton tangki di Jalan Raya Jepara-Pati sekitar bengkel las Pak Yono, Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara Ipda Ahmad Riyanto mengatakan kedua korban meninggal mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), yakni Kukuh Setiawan (13) dan Muhammad Khofiful Akbar (11), warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara.

Kedua korban mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan di RSUP dr Rehatta Kelet sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. “Untuk identitas sopir truk tronton tangki bernomor polisi A 9770 RA, Slamet (45), warga Gresik, kondisinya sehat dan selamat,” kata Ahmad.

Ahmad menerangkan, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Jepara menuju Pati. Setibanya di lokasi kejadian, motor tersebut berusaha mendahului truk tronton yang melaju searah di depannya dari sisi kanan.

Namun, karena jarak yang terlalu dekat dan pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraan, sepeda motor tersebut terjatuh di badan jalan. Kedua korban kemudian terlempar dan masuk ke jalur kiri, hingga tertabrak truk tronton yang melaju.

“Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah sempat dirawat,” ujar Ahmad Riyanto.

Kerugian materiil dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 300.000. Kasus tersebut kini dalam penanganan Satlantas Polres Jepara untuk proses lebih lanjut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak mendahului kendaraan lain jika kondisi tidak memungkinkan,” terangnya.

Polisi juga mengimbau kepada para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur serta selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

 

Laporan: Tim Red

Sumber: Jeparakekinian

 

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Rabu, 9 September 2026 - 15:03

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23

Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru