Polri dan Petani Bersatu, Gropyokan Tikus Digelar Demi Selamatkan Hasil Panen

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

BOYOLALI || viralindonesianews.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Ampel Polres Boyolali bersama petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Ampel menggelar kegiatan gropyokan tikus di lahan pertanian Dukuh Kadipiro, Desa Ngenden, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Senin (13/7/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho, S.H., M.H., didampingi AIPTU Panut, PPL Kecamatan Ampel, serta masyarakat Desa Ngenden. Gropyokan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sarang-sarang tikus di area persawahan yang selama ini menjadi penyebab kerusakan tanaman padi dan jagung serta berpotensi menimbulkan gagal panen.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama warga membasmi hama tikus sekaligus menutup sarang-sarangnya sebagai langkah pengendalian yang dinilai efektif untuk menekan perkembangan populasi hama. Sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan para petani diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan pertanian sehingga hasil panen dapat terus meningkat.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam gropyokan tikus merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat di sektor pertanian.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi bersama petani dan penyuluh pertanian, kami berharap upaya pengendalian hama ini dapat membantu menjaga produktivitas lahan serta meningkatkan hasil panen petani di Kabupaten Boyolali,” ujar AKP Winarsih.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan semangat kebersamaan serta gotong royong. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus menjaga lahan pertanian dari serangan hama, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Boyolali.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter
Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum
Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang
Pendaki 38 Tahun Asal Bogor Meninggal di Jalur Selo Merbabu, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan
Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Senin, 20 Juli 2026 - 13:48

Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter

Senin, 20 Juli 2026 - 13:36

Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum

Senin, 20 Juli 2026 - 10:15

Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:49

Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:31

Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09

5.000 Ekor Lele Koperasi Desa Mati Mendadak, Polisi Selidiki Dugaan Peracunan

Berita Terbaru