Pendaki 38 Tahun Asal Bogor Meninggal di Jalur Selo Merbabu, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

Editor : Yogie Ps

Boyolali || viralindonesianews.com– Polsek Selo, Polres Boyolali, bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang pendaki di Basecamp Pendakian Gunung Merbabu jalur Selo, Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Personel kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta memastikan penyebab kejadian.

Korban diketahui bernama Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan saksi, korban mendaki Gunung Merbabu bersama tiga rekannya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat tiba di Pos Bayangan 1, korban mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang fit sehingga memutuskan turun kembali ke basecamp.

Sesampainya di basecamp sekitar pukul 11.30 WIB, korban tiba-tiba terjatuh di area teras. Rekan korban bersama pengelola basecamp segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi petugas Puskesmas Selo. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Selo untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H. menjelaskan, setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga Puskesmas Selo, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung dan diketahui memiliki riwayat hipertensi kronis.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik secara optimal, menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mendaki, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan selama beraktivitas di kawasan pegunungan.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter
Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum
Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang
Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan
Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi
5.000 Ekor Lele Koperasi Desa Mati Mendadak, Polisi Selidiki Dugaan Peracunan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Senin, 20 Juli 2026 - 13:48

Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter

Senin, 20 Juli 2026 - 13:36

Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum

Senin, 20 Juli 2026 - 10:15

Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:49

Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:31

Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09

5.000 Ekor Lele Koperasi Desa Mati Mendadak, Polisi Selidiki Dugaan Peracunan

Berita Terbaru