Patroli Malam Tanah Abang, Empat Penjual Tramadol Diciduk Polisi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Peredaran obat keras ilegal kembali terbongkar di jantung Ibu Kota. Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan empat pria yang diduga menjual obat keras jenis Tramadol di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penindakan dilakukan saat patroli rutin Minggu (22/2/2026) malam. Operasi ini melibatkan 37 personel gabungan Tim Patroli 3P, Patroli Monitoring, serta Polwan yang dipimpin Ipda Dedy Suhendro dan Ipda Abdul Kadzim.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, petugas mendapati aktivitas mencurigakan saat menyisir Jalan Aipda Karel Satsuit Tubun.
“Saat menyisir Jalan Aipda Karel Satsuit Tubun, petugas menemukan aktivitas transaksi mencurigakan yang mengarah pada penjualan obat keras tanpa izin,” ujar Kombes Wahyu, Senin (23/2/2026).

Dari lokasi, polisi mengamankan empat pria berinisial S, I, MA, dan WS. Bersama mereka turut disita barang bukti 15 strip Tramadol, satu unit telepon genggam, serta dua dompet yang diduga berkaitan dengan transaksi ilegal tersebut. Keempatnya kemudian diserahkan ke Polsek Metro Tanah Abang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kombes Wahyu menegaskan, patroli intensif akan terus dilakukan guna menekan peredaran obat keras yang kerap memicu tindak kriminal dan keresahan warga. “Kehadiran anggota di lapangan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan hukum agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran obat keras tanpa izin. Ia juga meminta warga aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110 yang beroperasi 24 jam.

“Penanganan kami lakukan secara tegas, terukur, dan profesional. Dukungan masyarakat penting untuk memutus mata rantai peredaran obat terlarang,” tegasnya.

Berita Terkait

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali
Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari
Tuntutan terhadap Nadiem Dinilai Bisa Picu Ketakutan SDM Berkualitas Masuk Pemerintahan
Polisi Boyolali Kejar Jaringan PROYO dan TIO Usai Penangkapan Pengedar Sabu
HUT ke-33 Gereja Baptis Indonesia Jatisari Berlangsung Meriah, Usung Tema “Kasih dan Pengorbanan”
Polsek Simo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas
Oknum Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap di Wonogiri, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
Polsek Ampel Tangani Kebakaran Dapur Warung, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:36

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:38

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:55

Tuntutan terhadap Nadiem Dinilai Bisa Picu Ketakutan SDM Berkualitas Masuk Pemerintahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:50

Polisi Boyolali Kejar Jaringan PROYO dan TIO Usai Penangkapan Pengedar Sabu

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:36

HUT ke-33 Gereja Baptis Indonesia Jatisari Berlangsung Meriah, Usung Tema “Kasih dan Pengorbanan”

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:38

Polsek Simo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas

Kamis, 7 Mei 2026 - 02:10

Oknum Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap di Wonogiri, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:01

Polsek Ampel Tangani Kebakaran Dapur Warung, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Berita Terbaru