Laporan : Saka
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com – Sekitar 1.000 warga memeriahkan tradisi Bersih Desa/Metri Dukuh Kaponan di Desa Sangge, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Minggu (9/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian tradisi dan hiburan, mulai dari kirab hasil bumi, kenduren, pentas kesenian hingga pertunjukan wayang kulit.
Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum masyarakat Desa Sangge untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat semangat gotong royong, kebersamaan dan persatuan antarwarga.
Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah kirab hasil bumi. Warga membawa beragam hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan hasil panen yang diperoleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan kirab hasil bumi. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Camat Klego Nuryadi, S.Sos., pasrah ambengan dari masing-masing RT, pentas kesenian, ijab kabul dan doa bersama, serta kenduren.
Memasuki siang hari, kemeriahan berlanjut dengan pentas wayang kulit yang menghadirkan dalang Ki Purbo Carito dari Nogosari dengan lakon Semar Mbangun Desa. Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya tradisional.
Camat Klego Nuryadi, S.Sos., mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Sangge dalam mempertahankan tradisi Bersih Desa. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif karena menjadi sarana ungkapan rasa syukur sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan masyarakat.
Sementara itu, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Polsek Klego menerjunkan sejumlah personel pengamanan. Pengamanan juga melibatkan personel Koramil 14/Klego serta Linmas Desa Sangge.
Kapolsek Klego AKP Utomo, S.E., M.H., mengatakan pengamanan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan banyak warga.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar AKP Utomo.
Petugas melakukan pengamanan di sejumlah titik kegiatan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kepadatan warga selama kirab maupun rangkaian acara lainnya.
Hingga seluruh rangkaian Bersih Desa/Metri Dukuh Kaponan selesai, kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.
Redaksi : viralindonesianews.com






