Laporan : Fani
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesiasatu.com – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali menghadiri pelepasan distribusi bantuan air bersih dalam rangka HUT PMI ke-81 Tahun 2026, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Gedung Putih Kantor Bupati Boyolali tersebut dipimpin Bupati Boyolali Agus Irawan dan dihadiri sekitar 100 undangan.
Pelepasan armada bantuan air bersih dilakukan secara simbolis oleh Bupati Boyolali bersama jajaran Forkopimda. Sebanyak 81 tangki air bersih akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat terdampak kekeringan hingga 17 September 2026.
Program tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI Kabupaten Boyolali bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat.
“Ketika terjadi kekeringan dan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, maka kehadiran bantuan air menjadi sangat berarti,” ujar Agus Irawan.
Bupati menyebutkan, terdapat enam kecamatan yang menjadi prioritas penanganan dampak kekeringan, yakni Kecamatan Musuk, Tamansari, Wonosegoro, Wonosamudro, Juwangi, dan Klego.
Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, PMI, TNI, serta seluruh elemen terkait sangat diperlukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kami mendukung penuh kegiatan kemanusiaan ini. Polres Boyolali siap bersinergi untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan aman, tertib dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolres.
Distribusi bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan di Kabupaten Boyolali.
Redaksi : viralindonesianews.com






