Kelelahan Ekstrem Renggut Nyawa Polisi Lalu Lintas di Tengah Operasi Ketupat

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

JAKARTA || viralindonesianews.com || 23 – Maret – 2026, – Duka mendalam menyelimuti jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya. Brigadir Fajar Permana, salah satu personel terbaik, gugur dalam tugas usai menjalankan pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Helsa, Ciputat Timur, setelah sebelumnya mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis. Ia dilaporkan menderita kelelahan berat disertai gangguan pernapasan usai menjalani rangkaian dinas panjang dalam Operasi Ketupat 2026.

Upaya maksimal tim medis tidak mampu menyelamatkan nyawa anggota yang dikenal tangguh tersebut. Dugaan sementara, kelelahan ekstrem (fatigue) menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi kesehatannya hingga berujung fatal.

Polda Metro Jaya menyampaikan duka cita mendalam sekaligus penghormatan tinggi atas dedikasi almarhum. Brigadir Fajar dikenal sebagai sosok disiplin dengan etos kerja tinggi, terutama saat menjalankan tugas di momen krusial seperti Lebaran.

“Almarhum adalah pahlawan bagi para pemudik. Saat banyak orang berkumpul dengan keluarga, beliau tetap berdiri di jalan memastikan kelancaran arus lalu lintas. Kami kehilangan sosok petarung sejati,” ujar salah satu rekan sejawatnya.

Kepergian Brigadir Fajar menjadi refleksi atas besarnya pengorbanan aparat di lapangan. Di balik kelancaran arus mudik, ada dedikasi tanpa henti, bahkan hingga mempertaruhkan nyawa.

Ucapan duka dan penghormatan pun mengalir deras di media sosial. Tagar #TerimaKasihPetarung menjadi simbol penghormatan publik atas jasa almarhum.

Selamat jalan, Brigadir Fajar Permana. Pengabdianmu akan selalu dikenang.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Rabu, 9 September 2026 - 15:03

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23

Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru