Isu Ijazah Jokowi Memanas, JK Terseret dan Langsung Ambil Langkah Hukum

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

Jakarta || viralindonesianews.com — Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan keberatan keras atas tudingan yang dilontarkan oleh Rismon Sianipar terkait dugaan pendanaan isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan dana kepada pihak mana pun, termasuk kepada Roy Suryo dan pihak lainnya, untuk mempersoalkan isu ijazah tersebut.

“Di media, tersebar berita berdasarkan keterangan saudara Rismon Sianipar bahwa saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawannya sebesar Rp 5 miliar untuk mempersoalkan soal ijazah Jokowi. Saya katakan itu tidak benar,” ujar Jusuf Kalla pada Minggu (5/4/2026).

Ia menilai pernyataan tersebut sebagai tuduhan serius yang tidak berdasar dan berpotensi merusak reputasinya di ruang publik. Oleh karena itu, Jusuf Kalla menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum dengan melaporkan Rismon Sianipar ke pihak kepolisian.

Langkah ini disebut sebagai upaya untuk memberikan klarifikasi sekaligus menjaga integritas dan nama baiknya dari informasi yang dinilai tidak benar.

Sebelumnya, nama Rismon Sianipar mencuat dalam pusaran kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret Presiden Joko Widodo. Dalam sejumlah pernyataannya di media, Rismon mengaitkan sejumlah tokoh dengan upaya pengungkapan kasus tersebut, termasuk menyebut adanya aliran dana.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Rismon Sianipar terkait rencana pelaporan tersebut. Situasi ini pun diperkirakan akan berkembang seiring proses hukum yang kemungkinan ditempuh oleh Jusuf Kalla.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Rabu, 9 September 2026 - 15:03

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23

Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru