Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Subsidi, Dua SPBU di Ambarawa Disorot

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambarawa, |viralindonesianews.com|  – Dugaan penyalahgunaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar kembali mencuat di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang. Sejumlah kendaraan yang diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut Solar subsidi ditemukan melakukan pengisian di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan awak media di lapangan, aktivitas tersebut diduga terjadi di SPBU Pertamina 4A.506.12 Pojoksari, Ambarawa, serta SPBU 44.507.16 yang berada di Jalan Raya Bawen–Pingit KM 41,5, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Di lokasi, terlihat beberapa kendaraan jenis Isuzu Traga Box dan Mitsubishi L300 berwarna hitam yang diduga melakukan pengisian Solar subsidi. Kendaraan-kendaraan tersebut diduga telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar untuk menampung BBM bersubsidi.

Salah seorang sopir yang ditemui awak media mengaku telah melakukan pengisian Solar subsidi di SPBU tersebut. Menurut pengakuannya, BBM yang diperoleh selanjutnya dibawa menggunakan kendaraan bertangki modifikasi untuk disetorkan ke sebuah gudang penampungan.

Informasi dari sumber lain di lapangan menyebutkan bahwa Solar subsidi tersebut diduga kemudian dijual kembali sebagai bahan bakar industri dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga subsidi.

Selain itu, sumber tersebut juga menduga praktik tersebut melibatkan penggunaan barcode dan nomor polisi kendaraan yang berbeda-beda saat melakukan transaksi pembelian BBM subsidi. Dugaan ini mengarah pada indikasi adanya upaya menghindari pembatasan pembelian Solar subsidi yang telah diterapkan pemerintah.

Tidak hanya itu, petugas SPBU juga diduga ikut terlibat dalam praktik tersebut. Berdasarkan keterangan sumber, oknum petugas diduga memperoleh keuntungan dari setiap transaksi pengisian Solar subsidi kepada kendaraan-kendaraan yang diduga digunakan untuk pengangkutan ilegal. Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pengelola SPBU.

Sumber juga menyebutkan bahwa kelompok pelaku diduga mampu mengumpulkan sekitar 2.000 liter Solar subsidi setiap hari, bahkan lebih. Apabila benar terjadi, praktik tersebut berpotensi merugikan negara serta mengganggu masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi, khususnya pelaku usaha kecil, nelayan, petani, dan sektor transportasi.

Atas temuan tersebut, aparat penegak hukum diminta segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Polres Semarang, Polda Jawa Tengah, PT Pertamina Patra Niaga, serta instansi pengawas seperti BPH Migas diharapkan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi Solar subsidi di wilayah Ambarawa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kedua SPBU maupun dari aparat kepolisian terkait dugaan aktivitas tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Tim/Red

Berita Terkait

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter
Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum
Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang
Pendaki 38 Tahun Asal Bogor Meninggal di Jalur Selo Merbabu, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan
Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59

Tambang Diduga Milik Bos Berinisial Wdd Disorot, Warga Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Senin, 20 Juli 2026 - 13:48

Polsek Kemusu Dukung SMKN 1 Kemusu Wujudkan Sekolah Berintegritas dan Berkarakter

Senin, 20 Juli 2026 - 13:36

Yon TP Dibangun di Lahan 77,51 Hektare, Polsek Juwangi Perkuat Pengamanan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Jadi Sorotan, Polsek Mojosongo Amankan Forum Hukum

Senin, 20 Juli 2026 - 10:15

Mahmudi Sebut Media “Sepihak”, GMOCT Resmi Laporkan Kades Giriwetan ke Dispermasdes Kabupaten Magelang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:49

Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan BFOS 2026, Balap Nasional Berjalan Sukses Tanpa Gangguan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:31

Trail Run Mekarsari 2026 Berlangsung Kondusif, Sinergi Polri dan Panitia Tuai Apresiasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:09

5.000 Ekor Lele Koperasi Desa Mati Mendadak, Polisi Selidiki Dugaan Peracunan

Berita Terbaru