“Gita Saundarya Puruhita” Tampil Memukau, Sabet Juara Umum SOMC 2026

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Helmi Bastian

Editor : Yogie Ps

Semarang || viralindonesianews.com — TK Panti Puruhita Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Semarang Open Marching Band Championship (SOMC) 2026 yang digelar pada 10 Mei 2026. Lewat penampilan spektakuler tim drumband “Gita Saundarya Puruhita”, sekolah tersebut sukses meraih predikat Juara Umum sekaligus Peringkat 1 Keseluruhan dan membawa pulang Piala Bergilir SOMC 2026.

Penampilan anak-anak usia dini itu berhasil mencuri perhatian penonton maupun dewan juri. Dengan energi penuh semangat, ketepatan visual, musikalitas yang kuat, serta kekompakan yang luar biasa, “Gita Saundarya Puruhita” tampil layaknya tim profesional meski seluruh personelnya masih berstatus siswa taman kanak-kanak.

Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya:

Juara 1 Field Commander

Juara 2 Mayoret

Juara 1 Melodi

Juara 1 Visual

Juara 2 Music Overall

Peringkat 1 Keseluruhan

Peraih Piala Bergilir SOMC 2026

Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Di balik gemerlap kemenangan, tersimpan proses latihan intensif selama lebih dari tujuh bulan yang dijalani dengan penuh disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Pembina drumband, Yuliana Endang Sundari, menyampaikan bahwa marching band bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini.

“Marching band menjadi ruang kreasi bagi anak-anak. Mereka belajar mandiri, peduli terhadap sesama, membangun komunikasi yang baik, saling bekerja sama, sekaligus melatih motorik, kognitif, dan kreativitas,” ujarnya.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian publik datang dari tim Colorguard. Jika pada umumnya membutuhkan waktu latihan yang panjang, tim Colorguard “Gita Saundarya Puruhita” justru hanya menjalani latihan kurang dari satu bulan. Hebatnya lagi, para pemain Colorguard merupakan anak-anak TK A yang masih sangat belia.

Di bawah arahan pelatih muda Arziqa Nabila, para peserta mampu tampil percaya diri, kompak, dan memukau di arena perlombaan. Sementara secara keseluruhan, tim dipimpin Kepala Pelatih Helmi Bastian yang berhasil membangun performa kompetitif sekaligus sarat nilai edukatif.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa usia dini bukan penghalang untuk mencetak prestasi besar. Dengan pendampingan yang tepat, disiplin, dan semangat tinggi, anak-anak mampu berkembang menjadi generasi kreatif, berani, dan berkarakter.

Sorak tepuk tangan yang menggema di arena SOMC 2026 menjadi saksi bahwa “Gita Saundarya Puruhita” bukan sekadar tim drumband TK biasa. Mereka hadir sebagai simbol semangat, kreativitas, dan kebanggaan Kota Semarang.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar
Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026
Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya
Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21

Polsek Ampel Dampingi Tradisi Udan Dawet Warga Banyuanyar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:46

Kompolnas Turun ke Polsek Nogosari, Inovasi “Kopi Curhat Pak Bhabin” Diuji di Awards 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14

Polres Boyolali Ringkus Residivis Pencuri Kalung Anak, Hasil Curian Dipakai Berfoya-foya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:42

Polres Boyolali Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Disertai Ancaman Penyebaran Video

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Berita Terbaru