Pewarta : Joko L
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com – Polres Boyolali turut mendukung pelaksanaan Festival Literasi Boyolali (Festaboy) Tahun 2026 yang resmi dibuka di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Boyolali, Jalan Pandanaran Nomor 167, Selasa (8/9/2026).
Mengusung tema “Generasi Scroll dan Generasi Smart: Bijak Bermedia, Cerdas Berliterasi”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dan tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, dunia usaha, perbankan, pemerintah desa hingga komunitas literasi.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra melalui KBO Satlantas Polres Boyolali IPTU Budi Purnomo, S.H., turut menghadiri kegiatan pembukaan bersama jajaran terkait.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Perpustakaan, doa, penampilan kesenian daerah, serta penampilan juara lomba bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati, S.K.M., M.Kes., ditegaskan bahwa literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam kemajuan masyarakat.
Perpustakaan, kata dia, diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga menjadi ruang yang menyenangkan bagi masyarakat untuk belajar, menggali informasi, serta mengembangkan pengetahuan.
Sementara itu, sambutan Bupati Boyolali yang diwakili Plt. Asisten III Sekda Kabupaten Boyolali Erma Sri Windarti, S.H., M.Hum., menekankan bahwa membangun budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama.
Masyarakat, keluarga, dunia usaha, pemerintah, hingga lingkungan pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang gemar membaca, kritis terhadap informasi, dan mampu memanfaatkan pengetahuan secara positif.
“Membaca membuat kita tahu. Pengetahuan yang kita peroleh dari membaca akan membuat kita berdaya, memiliki kemampuan, wawasan, dan kepercayaan diri untuk bertindak. Ketika kita sudah berdaya, kita bisa memberikan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan daerah kita,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching buku “Renggeng” Antologi Konten Lokal Boyolali, penyerahan simbolis bantuan hibah buku melalui program Boyolali Gemar Membaca (BOMBA), serta pemberian penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba dalam Festival Literasi Tahun 2026.
Kehadiran Polres Boyolali dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap upaya membangun generasi yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan memahami, memilah, dan menyaring informasi secara bijak.
Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, literasi digital menjadi semakin penting. Masyarakat dituntut tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk hoaks, provokasi, serta konten yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui budaya literasi yang kuat, masyarakat diharapkan mampu menjadi pengguna media yang lebih kritis, cerdas, dan bertanggung jawab.
Festaboy Tahun 2026 berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2026, dengan berbagai agenda, di antaranya talkshow, bedah buku literasi, kegiatan UMKM, serta pentas seni anak-anak.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan dan pemantauan dilakukan oleh tiga personel Polsek Boyolali Kota bersama unsur Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Boyolali.
Redaksi : viralindonesianews.com







