Pewarta : Zaenal
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com – Polsek Mojosongo Polres Boyolali mendorong penguatan kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut disampaikan Kapolsek Mojosongo Iptu Hartanto dalam kegiatan Sosialisasi dan Silaturahmi FORKOMA (Forum Komunikasi Umat Beragama) tingkat Kecamatan Mojosongo Tahun 2026 di Aula Kecamatan Mojosongo, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.45 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta. Hadir di antaranya Ketua FKUB Boyolali KH Habib Masturi, Camat Mojosongo Taufik Musalim, S.H., M.Hum., Kapolsek Mojosongo Iptu Hartanto, Danramil Mojosongo Kapten CBA Pujiarto, Kepala KUA Mojosongo Drs. H. Aminudin Aziz, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Mojosongo, serta sejumlah tokoh agama dan unsur masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Hartanto menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami mengharapkan seluruh peserta yang hadir dapat menjadi penggerak dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Apabila terdapat permasalahan, hendaknya segera diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan,” ujar Iptu Hartanto.
Kapolsek juga mengajak masyarakat mempertahankan kerukunan yang selama ini telah terbangun di wilayah Kecamatan Mojosongo. Perbedaan keyakinan maupun latar belakang sosial, menurutnya, harus disikapi sebagai bagian dari keberagaman yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Selain menjaga kerukunan, masyarakat diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial. Informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat hendaknya terlebih dahulu dicek kebenarannya sebelum disebarluaskan.
Sementara itu, Ketua FKUB Boyolali menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Danramil Mojosongo memberikan wawasan kebangsaan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks.
Kepala KUA Mojosongo turut menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi persoalan di tengah masyarakat serta mengedepankan musyawarah dalam penyelesaiannya.
Camat Mojosongo juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersamaan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berkaitan dengan SARA, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkades.
Melalui kegiatan FORKOMA tersebut, sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Komunikasi lintas elemen dan deteksi dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi persoalan sekaligus menjaga kondusivitas serta kerukunan masyarakat di Kecamatan Mojosongo.
Redaksi : viralindonesianews.com







