Drama Injury Time! Kemenangan Persija Sirna di Menit 90+4

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ||viralindonesianews.com|| Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar. Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2–2 oleh Borneo FC Samarinda dalam laga panas di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026) malam.

Macan Kemayoran sejatinya tampil dominan dan dua kali memimpin. Gol pembuka lahir tak lama setelah babak kedua dimulai lewat penyelesaian tajam Gustavo Almeida yang memaksimalkan kelengahan lini belakang tim tamu. Stadion bergemuruh, Jakmania percaya tiga poin akan tetap di ibu kota.

Namun Borneo FC menunjukkan mental baja. Serangan cepat dan tembakan jarak jauh mereka berbuah gol penyeimbang di pertengahan babak kedua. Skor 1–1 membuat tensi pertandingan meningkat, duel keras tak terhindarkan, dan wasit harus bekerja ekstra meredam emosi kedua tim.

Persija kembali unggul lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-75. Keunggulan 2–1 membuat tuan rumah semakin percaya diri. Waktu terus berjalan, papan skor menunjukkan Persija di ambang kemenangan penting.

Petaka datang di masa injury time.

Saat laga memasuki menit 90+4, konsentrasi lini belakang Persija runtuh. Sebuah serangan terakhir Borneo FC berujung gol dramatis yang membungkam stadion. Skor berubah menjadi 2–2, dan harapan kemenangan yang sudah digenggam rapat terlepas begitu saja.

Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Persija yang gagal mengunci laga meski unggul dua kali. Sebaliknya, satu poin dari Jakarta terasa seperti kemenangan bagi Borneo FC yang tampil disiplin hingga detik terakhir.

Sepak bola kembali membuktikan satu hal: pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang dibunyikan. Dan bagi Persija, malam itu menjadi pelajaran mahal tentang arti fokus hingga detik akhir.

 

Penulis: Suntono

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat
PP Polri Cabang Boyolali Peringati HUT ke-27, Perkuat Sinergi dengan Polri
Ratusan Abdi Dalem Ikuti Wilujengan Gunung Merapi, Polres Boyolali Pastikan Acara Berjalan Aman
Kapolres Boyolali Sambut Kunker dan Sosialisasi MKD DPR RI terkait Hak Imuntas dan TNKB Khusus
Polres Boyolali Ungkap Fakta di Balik Pengendara yang Meninggal Mendadak di Sawit

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23

Diduga Peredaran Gula Rafinasi di Klaten, Warga Desak Aparat Lakukan Pengawasan Ketat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:37

PP Polri Cabang Boyolali Peringati HUT ke-27, Perkuat Sinergi dengan Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:30

Ratusan Abdi Dalem Ikuti Wilujengan Gunung Merapi, Polres Boyolali Pastikan Acara Berjalan Aman

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:59

Kapolres Boyolali Sambut Kunker dan Sosialisasi MKD DPR RI terkait Hak Imuntas dan TNKB Khusus

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:55

Polres Boyolali Ungkap Fakta di Balik Pengendara yang Meninggal Mendadak di Sawit

Berita Terbaru