Sidang Bongkar Mafia Proyek Bekasi, Kabid Akui Ada Fee 10 Persen

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

KABUPATEN BEKASI || viralindonesianews.com || 01 – April – 2026, – Praktik dugaan korupsi berjamaah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi semakin terang benderang dalam persidangan lanjutan kasus skema “ijon proyek”.

Fakta-fakta yang terungkap di ruang sidang menunjukkan adanya pola sistematis, terstruktur, dan masif dalam pengondisian proyek pembangunan daerah, yang diduga melibatkan sejumlah pejabat dari berbagai dinas strategis.

Dalam persidangan yang menghadirkan enam saksi dari internal Pemkab Bekasi, terungkap bahwa proyek-proyek pembangunan telah “diatur” sejak tahap awal. Bahkan, pemberian fee sebesar 10 persen disebut menjadi semacam “syarat wajib” bagi pihak yang ingin memenangkan proyek.

Mayoritas saksi yang hadir merupakan pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid). Salah satu saksi, Agung Mulya selaku Kabid PSDA, secara terbuka mengakui mengetahui praktik pemberian fee 10 persen dalam setiap kegiatan proyek.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi yang telah mengakar.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam persidangan juga memberikan pernyataan tegas. Ia menyebut bahwa proses lelang proyek di Pemkab Bekasi hanya bersifat formalitas semata.

“Yang menang tetap yang sudah lobi dan plotting lebih dulu dengan pengusaha atau kontraktor,” tegas Hakim Ketua.

Hal senada diungkapkan Toni Dartoni, Kabid Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Ia menyebut proyek yang sudah “di-plotting” hampir pasti akan terlaksana, yang mengindikasikan hilangnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa.

Daftar Saksi yang Dihadirkan:

Agung Mulya (Kabid PSDA)

Toni Dartoni (Kabid Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dinas Tarkim)

Evi Mutia Sofa (Perencanaan Wilayah Bappeda)

M. Riza Prijatnika Solihin (Ajudan Bupati AKK)

Asri Angel T. (Kepala UPTD Wilayah II Dinas Bina Marga)

Pranoto (Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan)

Menanggapi fakta persidangan tersebut, Sekretaris Jenderal IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi, Karno Jikar, menilai pengakuan para saksi sudah cukup menjadi dasar bagi aparat penegak hukum (APH) untuk bertindak lebih lanjut.

“Dari kesaksian yang ada, ini jelas mengarah pada korupsi berjamaah. Jika dibiarkan, ini akan merusak sistem pemerintahan secara menyeluruh,” tegasnya.

IWO Indonesia juga mendesak agar APH segera memperdalam penyelidikan dan menetapkan status tersangka terhadap para Kabid serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diduga mengetahui bahkan menikmati aliran dana fee 10 persen tersebut.

Publik Kabupaten Bekasi kini menanti langkah tegas negara untuk membongkar praktik korupsi ini hingga ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat di lingkaran kekuasaan.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali
Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari
Tuntutan terhadap Nadiem Dinilai Bisa Picu Ketakutan SDM Berkualitas Masuk Pemerintahan
Polisi Boyolali Kejar Jaringan PROYO dan TIO Usai Penangkapan Pengedar Sabu
HUT ke-33 Gereja Baptis Indonesia Jatisari Berlangsung Meriah, Usung Tema “Kasih dan Pengorbanan”
Polsek Simo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas
Polsek Ampel Tangani Kebakaran Dapur Warung, Diduga Akibat Kebocoran Gas
Polsek Ampel Ungkap Curat, Pelaku Sudah Ditahan di Magelang

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:36

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:38

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:55

Tuntutan terhadap Nadiem Dinilai Bisa Picu Ketakutan SDM Berkualitas Masuk Pemerintahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:50

Polisi Boyolali Kejar Jaringan PROYO dan TIO Usai Penangkapan Pengedar Sabu

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:36

HUT ke-33 Gereja Baptis Indonesia Jatisari Berlangsung Meriah, Usung Tema “Kasih dan Pengorbanan”

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:38

Polsek Simo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:01

Polsek Ampel Tangani Kebakaran Dapur Warung, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:14

Polsek Ampel Ungkap Curat, Pelaku Sudah Ditahan di Magelang

Berita Terbaru