Laporan : Bram Ezhar
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || viralindonesianews.com– Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Bupati Boyolali Agus Irawan dan Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Gunawan Nurbhatin, S.E., M.Tr.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bersama pimpinan serta perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Boyolali. Kegiatan berlangsung di Ruang Nakula, Kantor Bupati Boyolali, Kamis (9/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai langkah memperkuat sinergi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh perguruan pencak silat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pascapelaksanaan pengesahan warga baru perguruan silat yang sebelumnya sempat diwarnai sejumlah tindak pidana.
Dalam arahannya, Kapolres Boyolali menjelaskan bahwa Polres Boyolali telah melakukan berbagai upaya preventif, mulai dari pembinaan kepada pengurus perguruan, pengamanan dan pengawalan kegiatan pengesahan oleh jajaran Polsek, hingga penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Meski demikian, masih ditemukan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum tertentu. Karena itu, Kapolres menekankan pentingnya evaluasi bersama serta komitmen seluruh pihak agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kapolres juga menyoroti bahwa potensi gangguan kamtibmas lebih banyak dipicu oleh kelompok pengiring atau penggembira yang datang dari berbagai daerah. Untuk itu, para ketua perguruan diminta lebih aktif mengendalikan anggotanya serta mengimbau agar tidak mengikuti mobilisasi massa yang berpotensi memicu konflik.
Menjelang agenda pengesahan warga baru di wilayah lain, Kapolres mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk tidak mengirimkan rombongan pendukung sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban bersama.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan komunikasi, menaati hukum, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Boyolali bersama Forkopimda berkomitmen menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif melalui sinergi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk perguruan pencak silat.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama Perguruan Pencak Silat Kabupaten Boyolali. Dokumen tersebut memuat kesepakatan untuk menjaga persatuan, menolak segala bentuk kekerasan, mematuhi hukum, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Boyolali.
Seluruh rangkaian rapat koordinasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui komitmen yang telah disepakati bersama, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Boyolali, TNI-Polri, dan seluruh perguruan pencak silat semakin kuat dalam menjaga Boyolali tetap aman, damai, dan harmonis.
Redaksi : viralindonesianews.com






