Darah Daging Jadi Pelaku, Ayah Tewas Dianiaya Anak Sendiri di Gunungsari

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Yogie Ps

Lombok Barat || viralindonesianews.com — Peristiwa tragis mengguncang warga Dusun Montong Sager, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Seorang anak perempuan berinisial YA diduga menganiaya ayah kandungnya sendiri, RS, hingga meninggal dunia pada Sabtu (18/04/2026) siang.

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Berdasarkan keterangan dua saksi mata yang tengah bekerja di sebuah jasa katering tak jauh dari lokasi kejadian, keributan hebat tiba-tiba terdengar dari dalam rumah korban.

Saat keluar untuk memastikan situasi, kedua saksi mendapati korban dan pelaku terlibat perkelahian sengit. Upaya melerai sempat dilakukan, namun aksi kekerasan tak dapat dicegah sepenuhnya.

Ketegangan sempat mereda setelah keduanya berhasil dipisahkan. Namun nahas, korban yang sudah lanjut usia mendadak jatuh pingsan, diduga akibat kelelahan dan luka yang dialaminya.

Melihat korban bersimbah darah di bagian wajah, saksi memberikan pertolongan pertama dengan membersihkan luka menggunakan tisu. Warga yang mulai berdatangan kemudian berinisiatif mengevakuasi korban ke Puskesmas Gunungsari menggunakan sepeda motor.

Sayangnya, setibanya di fasilitas kesehatan, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Aparat kepolisian dari Polsek Gunungsari langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti. Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik aksi kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa korban tersebut.

Sumber : Wijaya Seven

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik
Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal
Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik
Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali
Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:39

Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:09

Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:53

Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:42

Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terbaru