FKSB Dinilai Eksklusif, Susilo Desak Restrukturisasi dan Keterbukaan

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps ( VSN )

SEMARANG – Ketua Umum LSM RPK-RI, Susilo H. Prasetiyo, menyoroti kondisi internal Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB) yang dinilainya masih bersifat eksklusif dan belum optimal dalam menampung aspirasi masyarakat luas.

Menurutnya, sebagai organisasi kemasyarakatan, FKSB seharusnya berperan sebagai katalisator yang menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat guna mendukung pembangunan daerah. Namun, fungsi tersebut dinilai belum berjalan maksimal.

“Masih terlihat pola pikir sempit yang mengedepankan ego kelompok di atas kepentingan publik, sehingga organisasi ini belum mampu mengayomi semua pihak,” ujar Susilo dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Susilo yang juga merupakan aktivis angkatan 1995 itu menilai kondisi tersebut berpotensi memicu konflik internal serta menghambat peran strategis organisasi di tengah masyarakat.

Soroti Aturan Internal yang Dinilai Diskriminatif

Selain itu, ia juga mengkritisi aturan dalam proses suksesi kepemimpinan di FKSB yang dianggap tidak inklusif. Persyaratan yang mewajibkan pemilih, pengurus, hingga calon ketua harus berasal dari internal FKSB dinilai terlalu membatasi.

Padahal, lanjutnya, masih banyak organisasi dan lembaga yang telah terdaftar di Kesbangpol namun belum tergabung dalam FKSB. Kondisi ini dinilai menghambat partisipasi publik, khususnya generasi muda.

“Aturan seperti ini terkesan otoriter karena memusatkan kekuasaan pada kelompok tertentu dan menutup ruang partisipasi yang lebih luas,” tegasnya.

Desak Restrukturisasi dan Peran Pemerintah

Susilo pun mendesak agar dilakukan restrukturisasi kepengurusan FKSB dengan menghadirkan figur-figur baru yang lebih terbuka, inklusif, dan mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Semarang, termasuk Wali Kota dan pihak Kesbangpol, untuk turut memberikan pembinaan serta arahan terhadap FKSB.

Menurutnya, mengacu pada Perppu Nomor 2 Tahun 2017, organisasi kemasyarakatan memiliki peran sebagai edukator, agregator aspirasi, katalisator, serta kontrol sosial.

“FKSB harus menjadi wadah yang memperkuat nilai kebangsaan, bukan justru membatasi. Keterbukaan dan sinergi menjadi kunci agar organisasi ini bisa memberi manfaat luas,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Susilo mengajak seluruh pengurus FKSB untuk menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati, serta membuka ruang bagi elemen baru demi kemajuan bersama, khususnya bagi Kota Semarang.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik
Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal
Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik
Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali
Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:39

Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:09

Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:53

Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:42

Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terbaru