Pengurus Besar Tinju Indonesia Tancap Gas, Gandeng BNN dan TNI Demi Jawa Tengah Bersih Narkoba dan Solid

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Angger S

Editor : Yogie Ps

SEMARANG || viralindonesianews.com — Langkah cepat dan strategis ditunjukkan jajaran Pengurus Besar Tinju Indonesia dalam membangun sinergitas dengan instansi vertikal di Jawa Tengah. Audiensi yang digelar pada Rabu (13/5) itu bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan upaya nyata memperkuat kolaborasi antara organisasi olahraga, aparat penegak hukum, dan unsur pertahanan negara demi menjaga stabilitas sosial serta memerangi ancaman narkoba di tengah masyarakat.

Dalam agenda tersebut hadir Ketua Pengurus Besar Tinju Indonesia Kota Semarang, MF Hasan bersama Ketua Harian Pengurus Besar Tinju Indonesia Jawa Tengah, Soni Rambing. Keduanya turun langsung melakukan kunjungan ke sejumlah instansi penting guna memperkenalkan program organisasi sekaligus menyatukan visi dalam membangun masyarakat yang disiplin, solid, dan bebas narkoba.

Audiensi pertama digelar di kantor BNN Provinsi Jawa Tengah dan diterima langsung oleh Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid. Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang kini dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya di kalangan generasi muda dan komunitas olahraga.

MF Hasan menegaskan bahwa Pengurus Besar Tinju Indonesia tidak ingin hanya dikenal sebagai wadah olahraga bela diri semata, tetapi juga menjadi garda pembentukan karakter dan mentalitas generasi muda.

“Tujuan utama kami melakukan audiensi ini adalah untuk menyelaraskan visi. Pengurus Besar Tinju Indonesia bukan sekadar organisasi olahraga, tetapi juga sarana membentuk mentalitas positif, disiplin, dan tanggung jawab sosial. Kami ingin seluruh anggota menjadi duta anti-narkoba di lingkungan masing-masing,” tegas MF Hasan.

Menurutnya, ancaman narkoba saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Dibutuhkan kekuatan kolektif antara organisasi masyarakat, aparat negara, dan elemen pemuda untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya saing.

Usai dari BNNP Jateng, rombongan Pengurus Besar Tinju Indonesia melanjutkan kunjungan ke Skadron 31/Sena Penerbad. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Komandan Skadron 31 Penerbad, Rian Wijaksono Hartanto.

Dalam audiensi tersebut, dibahas pentingnya mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan unsur TNI guna menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat nilai patriotisme dan semangat bela negara di tengah masyarakat.

MF Hasan menilai pembinaan olahraga bela diri harus berjalan beriringan dengan penanaman jiwa nasionalisme dan loyalitas terhadap bangsa.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dari Letkol Cpn Rian Wijaksono. Sinergi dengan TNI menjadi energi positif bagi Pengurus Besar Tinju Indonesia untuk menanamkan semangat patriotisme, loyalitas, dan jiwa bela negara kepada seluruh anggota,” ujarnya.

Sementara itu, Soni Rambing menegaskan bahwa audiensi lintas lembaga tersebut merupakan langkah strategis agar Pengurus Besar Tinju Indonesia mampu hadir memberi dampak nyata bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Pengurus Besar Tinju Indonesia ingin menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan mampu memberikan kontribusi positif melalui kemitraan kuat dengan lembaga pemerintah maupun aparat keamanan,” tandasnya.

Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, langkah Pengurus Besar Tinju Indonesia membangun komunikasi langsung dengan BNN dan TNI menjadi pesan kuat bahwa organisasi masyarakat tidak cukup hanya eksis secara nama, tetapi juga harus hadir membawa solusi nyata bagi bangsa dan generasi masa depan.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik
Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal
Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik
Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali
Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:39

Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:09

Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:53

Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:42

Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terbaru