Tragis! Anak Kelas 2 SD Meninggal Usai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Yogie Ps

SEMARANG || viralindonesianews.com — Insiden tragis terjadi di kawasan Museum Ronggowarsita, Senin (12/5/2026). Seorang bocah kelas 2 SD berinisial A, warga Bergas, Kabupaten Semarang, meninggal dunia setelah tertimpa patung di area halaman museum.

Korban diketahui datang bersama neneknya dalam kegiatan wisata menggunakan bus wisata gratis Kota Semarang. Kegiatan tersebut merupakan agenda rombongan salah satu PAUD di Bergas tempat sang nenek mengajar.

Staf Pelayanan Museum Ronggowarsita, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sesaat setelah rombongan turun dari bus wisata. Saat itu, korban bersama satu anak lainnya didampingi neneknya untuk berfoto di sekitar halaman museum.

“Saya awalnya tidak tahu kejadian itu karena masih berada di kantor. Tiba-tiba ada informasi anak tertimpa patung,” ujar Agung saat ditemui di kantornya.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban disebut sudah berada di pangkuan neneknya dalam kondisi terluka. Pihak museum kemudian bergerak cepat membawa korban ke rumah sakit menggunakan kendaraan operasional museum.

Menurut keterangan yang diterima pihak museum, kedua anak tersebut sebelumnya meminta berfoto di dekat patung. Diduga, usai berfoto korban sempat bergelantungan pada patung hingga akhirnya roboh dan menimpa tubuhnya.

“Katanya hanya ditinggal nengok sebentar, beberapa detik kemudian langsung terdengar suara keras dan korban sudah tertimpa,” jelasnya.

Meski sempat sadar, korban mengalami luka di bagian bawah pelipis mata dan terus mengeluhkan sakit di bagian perut serta sesak napas.

“Korban sempat menolak dibawa ke rumah sakit karena masih sadar, tapi karena terus memegang perut dan sesak napas akhirnya langsung dibawa ke IGD,” tambahnya.

Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RS Columbia Asia Semarang. Dari hasil pemeriksaan CT Scan dan rontgen, korban diketahui mengalami pendarahan pada organ hati.

Sempat direncanakan dirujuk ke rumah sakit lain, namun kondisi korban terus melemah sehingga tim medis memutuskan melakukan tindakan operasi di RS Columbia Asia Semarang.

“Setelah operasi kondisinya sempat naik turun. Namun sekitar pukul 07.00 WIB keesokan paginya kami mendapat kabar korban meninggal dunia,” ungkap Agung.

Pihak Museum Ronggowarsita kemudian mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Keluarga disebut menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak ingin persoalan diperbesar.

Sementara itu, Kepala Museum Ronggowarsita, Agung Raharjo, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi serta pengecekan ulang terhadap seluruh aset dan fasilitas museum guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Selama ini kami sudah memberikan imbauan agar anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping. Namun kejadian ini di luar dugaan dan menjadi musibah yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia juga memastikan setiap pengunjung selama ini mendapatkan pendampingan serta pengawasan keamanan di sejumlah titik area museum.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik
Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal
Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik
Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali
Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:39

Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:09

Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:53

Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:42

Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terbaru