Warga Karanggatak Boyolali Meninggal Saat Berburu Ikan di Sungai

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Saka

Editor : Yogie Ps

Boyolali || viralindonesianews.com– Seorang warga Dukuh Gandu, Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, meninggal dunia saat mencari ikan dengan metode gogoh di aliran Sungai Kedung Banteng, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.

Korban diketahui bernama Juwanto (66), warga Dukuh Gandu RT 14 RW 06, Desa Karanggatak, Kecamatan Klego. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama seorang rekannya berangkat menuju Sungai Kedung Banteng sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari ikan menggunakan metode gogoh, yakni teknik menangkap ikan secara tradisional dengan tangan kosong di aliran sungai dangkal.

Sesampainya di lokasi, korban dan rekannya mencari ikan secara terpisah dengan jarak sekitar 15 meter. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak terlihat muncul ke permukaan. Rekan korban yang mendekati lokasi terakhir kemudian mendapati korban dalam kondisi tenggelam di dekat bebatuan sungai dan hanya terlihat bagian rambut kepala, meski kedalaman air diperkirakan hanya sekitar 60 sentimeter.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu proses evakuasi korban ke tepi sungai. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Klego I untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Klego langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, pendataan korban dan saksi-saksi, serta meminta keterangan guna mengetahui kronologi peristiwa secara jelas.

Dari hasil analisa awal, dugaan sementara penyebab korban meninggal dunia berkaitan dengan kondisi kesehatan, seperti serangan jantung atau faktor medis lainnya. Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kematian, masih diperlukan pemeriksaan medis lebih lanjut melalui proses autopsi terhadap jenazah korban.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan
Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik
Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal
Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik
Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali
Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:05

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan?? 

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:49

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Perkuat Sinergi dengan Nelayan Pati untuk Jaga Kamtibmas Perairan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09

Polres Boyolali Bekali Personel Teknik Dokumentasi untuk Perkuat Informasi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:39

Tradisi Buka Luwur Pantaran Dipadati Ribuan Peziarah, Pengamanan Polisi Berjalan Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:09

Kapolres Boyolali Minta Perguruan Silat Kendalikan Penggembira demi Cegah Konflik

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:53

Edarkan Sabu 10,04 Gram, Dua Pemuda Asal Grobogan Diciduk Polisi di Boyolali

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:42

Polsek Andong Dukung Rencana Pembangunan Sub Terminal, Hadiri FGD Studi Kelayakan

Berita Terbaru