Kasus Kekerasan terhadap Ardianto Naik ke LP di Polrestabes Semarang, Korban Apresiasi Respons Cepat Polisi

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor : joe S

Laporan : Yogie Ps

Semarang | viralindonesianews.com
–Kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan, perampasan, dan penyekapan yang dialami Ardianto akhirnya resmi naik dari tahap pengaduan masyarakat menjadi Laporan Polisi (LP) pada Sabtu, 7 Maret 2026. Laporan tersebut kini tengah ditangani oleh penyidik di Polrestabes Semarang.

Perubahan status dari aduan menjadi laporan polisi dilakukan setelah korban memberikan keterangan lengkap disertai sejumlah bukti terkait peristiwa yang dialaminya.

Dalam laporannya, Ardianto mengaku menjadi korban tindakan kekerasan secara bersama-sama oleh sejumlah orang yang diduga melakukan pengeroyokan, perampasan barang milik korban, hingga penyekapan.

Korban menuturkan bahwa peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga menimbulkan trauma akibat tindakan kekerasan yang dialaminya.

Atas kejadian itu, korban berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif dan para pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini dilaporkan dengan mengacu pada ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 262 No 1 tahun 2023, serta pasal lain yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan, perampasan, dan penyekapan.

Di sisi lain, pihak korban juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas respons cepat dalam menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan profesional dari pihak Polrestabes Semarang yang telah menerima laporan ini dan memprosesnya sesuai prosedur hukum,” ujar perwakilan dari pihak korban.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari korban, saksi-saksi, serta barang bukti guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian dan mengidentifikasi para terduga pelaku.

Pihak korban berharap penanganan perkara ini dapat berjalan transparan dan tuntas sehingga memberikan rasa keadilan serta kepastian hukum bagi masyarakat.

Redaksi : viralindonesianews.com

Berita Terkait

Jelang May Day 2026, Kapolres Boyolali Tegaskan Pengamanan Maksimal
Diserang Tanpa Ampun, Kades Sampurno Alami Luka Bacok di Kepala dan Bahu
Momen Mengharukan di Polrestabes Semarang, Pergantian Kapolrestabes Disambut Penuh Makna
Babinsa dan Tenaga Kesehatan Kompak Layani Balita di Manokwari Selatan
Investigasi: Tambang Galian C Rowosari Diduga Libatkan Oknum Penegak Hukum
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
Rikkes Berkala 2026, Langkah Polres Boyolali Pastikan Personel Tetap Siap Tugas
Halal Bihalal PP Polri Boyolali, Kapolres Tekankan Pentingnya Sinergitas dan Silaturahmi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:37

Diserang Tanpa Ampun, Kades Sampurno Alami Luka Bacok di Kepala dan Bahu

Kamis, 16 April 2026 - 05:56

Momen Mengharukan di Polrestabes Semarang, Pergantian Kapolrestabes Disambut Penuh Makna

Kamis, 16 April 2026 - 04:28

Babinsa dan Tenaga Kesehatan Kompak Layani Balita di Manokwari Selatan

Rabu, 15 April 2026 - 03:54

Investigasi: Tambang Galian C Rowosari Diduga Libatkan Oknum Penegak Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 13:58

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 12:44

Rikkes Berkala 2026, Langkah Polres Boyolali Pastikan Personel Tetap Siap Tugas

Selasa, 14 April 2026 - 12:24

Halal Bihalal PP Polri Boyolali, Kapolres Tekankan Pentingnya Sinergitas dan Silaturahmi

Senin, 13 April 2026 - 14:51

Kapolsek Boyolali Kota Beri Instruksi Tegas: Pengamanan Humanis Jadi Prioritas

Berita Terbaru